Ummat Islam Skotlandia Jalan Kaki Sejauh 30 Mil Demi Bangun Masjid
Fajar adhitya
Senin, 23 Agustus 2021 - 19:05 WIB
Ummat Islam Skotlandia lintas usia, gender dan etnis berpartisipasi dalam aksi jalan kaki penggalangan dana pembangunan Masjid (foto: Fife Today)
Ummat Islam di Skotlandia yang merupakan Jamaah Kirkcaldy Central Mosque di Fife, Skotlandia berjalan kaki sejauh 30 mil ke Edinburgh demi pembangunan masjid.
Hal itu mereka lakukan dalam rangka kampanye penggalangan dana bertajuk Kingdom to Capital Walkathon, komunitas muslim Kirkcaldy berhasil menghimpun 25 ribu Pound atau sekitar Rp 490 juta.
Lebih dari 80 orang ikut serta dalam walkathon atau aksi jalan kaki pada Ahad pekan lalu. Mereka berangkat pukul 9:00 pagi waktu setempat. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, laki-laki maupun perempuan berpartisipasi dalam agenda walkathon tersebut.
Para peserta walkathon terlihat berasal dari lintas etnis dan asal bangsa mulai dari Pakistan, Afrika hingga muslim kulit putih. Meski berbeda etnis mereka diikat oleh satu ikatan yakni keimanan kepada Allah dan RasulNya. Diketahui, populasi muslim di Skotlandia adalah populasi yang beragam secara etnis. Meskipun mayoritas Muslim berasal dari Pakistan (58%), 16,8% adalah orang Afrika dan Timur Tengah, sementara 7,8% adalah orang Eropa kulit putih.
Peserta walkhaton berjalan di sepanjang jalur Fife Coastal Path, kemudian melintasi Forth Ave untuk menuju garis finis di Masjid Annandale, Edinburgh pada pukul 10:00 malam.
"Jalan itu sangat menantang karena medan di sepanjang jalan bisa sangat sulit," kata Maz Salim, seorang Pengurus Dewan Masjid dikutip Fife Today, Senin (23/8/2021).
Tak mudah bagi peserta walkhaton untuk menyelesaikan misinya. Satu kelompok dapat kehilangan anggotanya yang gugur karena cedera dan masalah lainnya. Meski begitu, semua orang yang mengambil bagian dalam kampanye menjalaninya dengan senang hati.
Hal itu mereka lakukan dalam rangka kampanye penggalangan dana bertajuk Kingdom to Capital Walkathon, komunitas muslim Kirkcaldy berhasil menghimpun 25 ribu Pound atau sekitar Rp 490 juta.
Lebih dari 80 orang ikut serta dalam walkathon atau aksi jalan kaki pada Ahad pekan lalu. Mereka berangkat pukul 9:00 pagi waktu setempat. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, laki-laki maupun perempuan berpartisipasi dalam agenda walkathon tersebut.
Para peserta walkathon terlihat berasal dari lintas etnis dan asal bangsa mulai dari Pakistan, Afrika hingga muslim kulit putih. Meski berbeda etnis mereka diikat oleh satu ikatan yakni keimanan kepada Allah dan RasulNya. Diketahui, populasi muslim di Skotlandia adalah populasi yang beragam secara etnis. Meskipun mayoritas Muslim berasal dari Pakistan (58%), 16,8% adalah orang Afrika dan Timur Tengah, sementara 7,8% adalah orang Eropa kulit putih.
Peserta walkhaton berjalan di sepanjang jalur Fife Coastal Path, kemudian melintasi Forth Ave untuk menuju garis finis di Masjid Annandale, Edinburgh pada pukul 10:00 malam.
"Jalan itu sangat menantang karena medan di sepanjang jalan bisa sangat sulit," kata Maz Salim, seorang Pengurus Dewan Masjid dikutip Fife Today, Senin (23/8/2021).
Tak mudah bagi peserta walkhaton untuk menyelesaikan misinya. Satu kelompok dapat kehilangan anggotanya yang gugur karena cedera dan masalah lainnya. Meski begitu, semua orang yang mengambil bagian dalam kampanye menjalaninya dengan senang hati.