LANGIT7.ID, Skotlandia - Ummat Islam di Skotlandia yang merupakan Jamaah Kirkcaldy Central Mosque di Fife, Skotlandia berjalan kaki sejauh 30 mil ke Edinburgh demi pembangunan masjid.
Hal itu mereka lakukan dalam rangka kampanye penggalangan dana bertajuk Kingdom to Capital Walkathon, komunitas muslim Kirkcaldy berhasil menghimpun 25 ribu Pound atau sekitar Rp 490 juta.
Lebih dari 80 orang ikut serta dalam walkathon atau aksi jalan kaki pada Ahad pekan lalu. Mereka berangkat pukul 9:00 pagi waktu setempat. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, laki-laki maupun perempuan berpartisipasi dalam agenda walkathon tersebut.
Para peserta walkathon terlihat berasal dari lintas etnis dan asal bangsa mulai dari Pakistan, Afrika hingga muslim kulit putih. Meski berbeda etnis mereka diikat oleh satu ikatan yakni keimanan kepada Allah dan RasulNya. Diketahui, populasi muslim di Skotlandia adalah populasi yang beragam secara etnis. Meskipun mayoritas Muslim berasal dari Pakistan (58%), 16,8% adalah orang Afrika dan Timur Tengah, sementara 7,8% adalah orang Eropa kulit putih.
Peserta walkhaton berjalan di sepanjang jalur Fife Coastal Path, kemudian melintasi Forth Ave untuk menuju garis finis di Masjid Annandale, Edinburgh pada pukul 10:00 malam.
"Jalan itu sangat menantang karena medan di sepanjang jalan bisa sangat sulit," kata Maz Salim, seorang Pengurus Dewan Masjid dikutip Fife Today, Senin (23/8/2021).
Tak mudah bagi peserta walkhaton untuk menyelesaikan misinya. Satu kelompok dapat kehilangan anggotanya yang gugur karena cedera dan masalah lainnya. Meski begitu, semua orang yang mengambil bagian dalam kampanye menjalaninya dengan senang hati.
“Kami sangat bangga atas upaya para peserta yang luar biasa. Mereka telah menunjukkan kemampuan semaksimal mungkin."
Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memperluas Kirkcaldy Central Mosque dan mengembangkan pusat komunitas Islam di kota itu.
Semestinya, pembangunan masjid dapat selesai pada akhir 2019 atau awal 2020, tetapi wabah Covid-19 membuat jadwal pembangunan mundur.
"Berbulan-bulan perencanaan, kerja keras, dan dedikasi berarti bahwa kita selangkah lebih dekat untuk menyelesaikan masjid baru. Ini sangat emosional bagi kami," pungkasnya.
(jqf)