LANGIT7.ID-Jakarta; Sebuah pertemuan hangat namun sarat makna digelar oleh Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis. Di tengah memanasnya situasi geopolitik internasional, Kiai Cholil mengumpulkan sejumlah tokoh penting, mulai dari pejabat negara, duta besar, hingga ulama kondang untuk membahas nasib dunia Islam.
Momen pertemuan tersebut dibagikan langsung melalui akun Instagram pribadinya, @cholilnafis, pada Selasa (6/1/2026). Dalam unggahannya, Pengasuh Pesantren Cendekia Amanah ini mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi global saat ini.
Bahas Musibah KemanusiaanPertemuan yang dikemas dalam format silaturahmi terbatas ini tidak sekadar reuni biasa. Fokus utamanya adalah merespons berbagai konflik yang melanda negara-negara Muslim dan peran apa yang bisa diambil oleh tokoh-tokoh Indonesia.
Kiai Cholil menyoroti bahwa di beberapa belahan dunia, banyak negara sedang menghadapi konflik, musibah kemanusiaan, dan perpecahan yang serius.
"Walhamdulillah semalam sempat silaturrahim membahas dunia Islam dan umat Islam dunia menghadapi dunia yang sedang tak baik-baik saja. Apa peran kita untuk saudara-saudara yang sedang mengalami musibah kemanusiaan dan perpecahan," ujar KH Cholil Nafis dikutip dari keterangan unggahannya, Selasa (6/1/2026).
View this post on Instagram
Hadirkan Tokoh-Tokoh "Kelas Berat"Yang menarik perhatian publik adalah deretan tamu undangan yang hadir. Pertemuan ini seolah menjadi simbol persatuan karena dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari pemerintah, diplomat, hingga pimpinan ormas Islam yang berbeda latar belakang.
Tampak hadir Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, yang duduk bersama Duta Besar Arab Saudi Faisal Abdulah H. Amodi dan Duta Besar Yaman Salem Ahmed Balfakeeh.
Selain unsur diplomatik, hadir pula para pimpinan ormas Islam terkemuka, antara lain:
- Ketua PP Muhammadiyah, Buya Anwar Abbas
- Ketua Umum Al-Irsyad, Prof. Faisol bin Madi
- Ketua Wahdah Islamiyah, Ustaz Zaitun Rasmin
- Ketua Perti, Buya Syari Hutauruk
Tak ketinggalan, pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) juga turut serta dalam lingkaran diskusi tersebut, menambah bobot pertemuan tokoh-tokoh umat ini.
Upaya Menyatukan Potensi UmatDi akhir keterangannya, Kiai Cholil menegaskan bahwa pertemuan ini adalah upaya konkret untuk menjalin kedekatan yang lebih akrab. Tujuannya jelas: menyatukan semua potensi yang dimiliki para tokoh ini agar bisa memberikan dampak dan manfaat yang lebih luas bagi umat Islam, baik di Indonesia maupun dunia.
Langkah inisiatif dari KH Cholil Nafis ini mendapat sorotan positif, mengingat pentingnya soliditas para pemimpin umat di tengah ketidakpastian situasi global.
(lam)