Huntap Terdampak Gempa Cianjur Ditargetkan Rampung Sebelum Idul Fitri
Hasanah syakim
Jum'at, 06 Januari 2023 - 20:46 WIB
Hunian Tetap dampak gempa Cianjur (foto: Kementerian PUPR)
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan hunian tetap (huntap) relokasi, bagi masyarakat terdampak Gempa Cianjur dapat rampung sebelum Idul Fitri.
Direktur Jenderal Perumahan, Iwan Suprijanto mengatakan seluruh pekerjaan diharapkan dapat rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri 2023, sesuai target dari Menteri PUPR dengan penyelesaian secara bertahap.
"Janji kami, pada tahun baru masyarakat bisa menempati 80 unit RISHA. Alhamdulillah, saat ini 95 unit RISHA sudah kami selesaikan di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, yang nantinya akan dibangun 200 unit rumah tipe 36/75 di atas lahan seluas 2,5 hektar," kata Iwan dalam keterangannya dikutip Jumat (6/1/2023).
Baca juga:Pemerintah Tetapkan Kuota Pertalite 32,56 Juta KL pada 2023
Selain itu, Iwan menyampaikan lokasi kedua yakni di Desa Mulyasari, Kecamatan Mande akan dibangun 151 unit di atas lahan seluas 1,9 hektar. Di mana saat ini sudah terbangun 4 unit.
"Pada 95 unit RISHA tersebut, konstruksinya telah mencapai 100 persen dan dibangun lengkap dengan atap, lantai dan dinding. Selanjutnya, ada 69 unit RISHA yang saat ini sedang dilakukan proses pemasangan dinding dan lantainya, serta 24 unit RISHA yang sudah terpasang rangka strukturnya," jelasnya.
Lebih lanjut, Iwan berpesan kepada pelaksana konstruksi PT. Brantas Abipraya (Persero) untuk bekerja dengan tepat, cepat dan selalu mengutamakan mutu bangunan yang berkualitas.
Direktur Jenderal Perumahan, Iwan Suprijanto mengatakan seluruh pekerjaan diharapkan dapat rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri 2023, sesuai target dari Menteri PUPR dengan penyelesaian secara bertahap.
"Janji kami, pada tahun baru masyarakat bisa menempati 80 unit RISHA. Alhamdulillah, saat ini 95 unit RISHA sudah kami selesaikan di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, yang nantinya akan dibangun 200 unit rumah tipe 36/75 di atas lahan seluas 2,5 hektar," kata Iwan dalam keterangannya dikutip Jumat (6/1/2023).
Baca juga:Pemerintah Tetapkan Kuota Pertalite 32,56 Juta KL pada 2023
Selain itu, Iwan menyampaikan lokasi kedua yakni di Desa Mulyasari, Kecamatan Mande akan dibangun 151 unit di atas lahan seluas 1,9 hektar. Di mana saat ini sudah terbangun 4 unit.
"Pada 95 unit RISHA tersebut, konstruksinya telah mencapai 100 persen dan dibangun lengkap dengan atap, lantai dan dinding. Selanjutnya, ada 69 unit RISHA yang saat ini sedang dilakukan proses pemasangan dinding dan lantainya, serta 24 unit RISHA yang sudah terpasang rangka strukturnya," jelasnya.
Lebih lanjut, Iwan berpesan kepada pelaksana konstruksi PT. Brantas Abipraya (Persero) untuk bekerja dengan tepat, cepat dan selalu mengutamakan mutu bangunan yang berkualitas.