Imam Shamsi Ali
Belajar dari Pemilihan Ketua Kongres Amerika, Catat Sejarah Baru
Mahmuda attar hussein
Senin, 09 Januari 2023 - 11:00 WIB
Ilustrasi pemilihan Ketua Kongres Amerika. (Foto: brookings.edu).
Amerika baru saja melangsungkan pemilihan anggota legislator (Kongress) untuk dua tahun ke depan. Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi Indonesia nantinya.
Mungkin semua tahu bahwa masa jabatan anggota Kongress Amerika itu hanya dua tahun. Setelah itu diadakan pemilihan lagi.
Jadi setiap dua tahun seorang anggota Kongres terancam untuk kehilangan posisi jika gagal menjalankan amanah konstituennya.
Berbeda dengan Senate. Setiap anggota senate (senator) menjabat selama empat tahun sebagaimana jabatan Presiden/Wakil Presiden.
Jabatan Senator memang lebih prestigious ketimbang Kongress. Walaupun Kongress identik sebagai penyeimbang utama kekuasaan eksekutif (Presiden/Wakil Presiden) di Amerika Serikat.
Dalam pemilihan anggota Kongress baru-baru ini terjadi perubahan komposisi keanggotaan dari yang tadinya dikuasai oleh partai Democrat menjadi Republicans majority.
Dengan sendirinya terjadi perubahan Pimpinan Kongres dari Democrat (Nancy Pelosi) ke Republican (Kevin McCarthy). Ketua Kongres di Amerika bergelar "US Speaker of the House".
Mungkin semua tahu bahwa masa jabatan anggota Kongress Amerika itu hanya dua tahun. Setelah itu diadakan pemilihan lagi.
Jadi setiap dua tahun seorang anggota Kongres terancam untuk kehilangan posisi jika gagal menjalankan amanah konstituennya.
Berbeda dengan Senate. Setiap anggota senate (senator) menjabat selama empat tahun sebagaimana jabatan Presiden/Wakil Presiden.
Jabatan Senator memang lebih prestigious ketimbang Kongress. Walaupun Kongress identik sebagai penyeimbang utama kekuasaan eksekutif (Presiden/Wakil Presiden) di Amerika Serikat.
Dalam pemilihan anggota Kongress baru-baru ini terjadi perubahan komposisi keanggotaan dari yang tadinya dikuasai oleh partai Democrat menjadi Republicans majority.
Dengan sendirinya terjadi perubahan Pimpinan Kongres dari Democrat (Nancy Pelosi) ke Republican (Kevin McCarthy). Ketua Kongres di Amerika bergelar "US Speaker of the House".