Tafsir Surat Al Adiyat: Ibarat Kuda Perang, Semangat Hidup Pantang Menyerah
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 09 Januari 2023 - 15:01 WIB
Ilustrasi kuda perang. Foto: LANGIT7/iStock
Dalam surat Al-Adiyat ayat 1 sampai 11, Allah SWT berfirman:
وَالۡعٰدِيٰتِ ضَبۡحًا فَالۡمُوۡرِيٰتِ قَدۡحًا فَالۡمُغِيۡرٰتِ صُبۡحًا فَاَثَرۡنَ بِهٖ نَقۡعًا
فَوَسَطۡنَ بِهٖ جَمۡعًا اِنَّ الۡاِنۡسَانَ لِرَبِّهٖ لَـكَنُوۡدٌ وَاِنَّهٗ عَلٰى ذٰلِكَ لَشَهِيۡدٌ
وَاِنَّهٗ لِحُبِّ الۡخَيۡرِ لَشَدِيۡدٌ ؕ اَفَلَا يَعۡلَمُ اِذَا بُعۡثِرَ مَا فِى الۡقُبُوۡرِۙ وَحُصِّلَ مَا فِى الصُّدُوۡرِۙ
"Demi kuda perang yang berlari kencang terengah-engah, dan kuda yang memercikkan bunga api (dengan pukulan kuku kakinya), dan kuda yang menyerang (dengan tiba-tiba) pada waktu pagi, sehingga menerbangkan debu, lalu menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh, sungguh, manusia itu sangat ingkar, (tidak bersyukur) kepada Tuhannya, dan sesungguhnya dia (manusia) menyaksikan (mengakui) keingkarannya, dan sesungguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan. Maka tidakkah dia mengetahui apabila apa yang di dalam kubur dikeluarkan, dan apa yang tersimpan di dalam dada dilahirkan?," (QS. Al-Adiyat: 1-11).
Baca juga: Tafsir Al-Adiyat Ayat 1: Makna Allah Bersumpah atas Kuda Perang
Ulama ilmu hadis dan pengarang, Ustaz Aam Amiruddin mengatakan surat Al-Adiyat menerangkan tentang berlari kencang di mana semangat dalam hidup harus seperti kuda perang.
وَالۡعٰدِيٰتِ ضَبۡحًا فَالۡمُوۡرِيٰتِ قَدۡحًا فَالۡمُغِيۡرٰتِ صُبۡحًا فَاَثَرۡنَ بِهٖ نَقۡعًا
فَوَسَطۡنَ بِهٖ جَمۡعًا اِنَّ الۡاِنۡسَانَ لِرَبِّهٖ لَـكَنُوۡدٌ وَاِنَّهٗ عَلٰى ذٰلِكَ لَشَهِيۡدٌ
وَاِنَّهٗ لِحُبِّ الۡخَيۡرِ لَشَدِيۡدٌ ؕ اَفَلَا يَعۡلَمُ اِذَا بُعۡثِرَ مَا فِى الۡقُبُوۡرِۙ وَحُصِّلَ مَا فِى الصُّدُوۡرِۙ
"Demi kuda perang yang berlari kencang terengah-engah, dan kuda yang memercikkan bunga api (dengan pukulan kuku kakinya), dan kuda yang menyerang (dengan tiba-tiba) pada waktu pagi, sehingga menerbangkan debu, lalu menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh, sungguh, manusia itu sangat ingkar, (tidak bersyukur) kepada Tuhannya, dan sesungguhnya dia (manusia) menyaksikan (mengakui) keingkarannya, dan sesungguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan. Maka tidakkah dia mengetahui apabila apa yang di dalam kubur dikeluarkan, dan apa yang tersimpan di dalam dada dilahirkan?," (QS. Al-Adiyat: 1-11).
Baca juga: Tafsir Al-Adiyat Ayat 1: Makna Allah Bersumpah atas Kuda Perang
Ulama ilmu hadis dan pengarang, Ustaz Aam Amiruddin mengatakan surat Al-Adiyat menerangkan tentang berlari kencang di mana semangat dalam hidup harus seperti kuda perang.