Pandemi Terkendali, Kemenkes Fokuskan Imunisasi Anak
Andi Muhammad
Jum'at, 13 Januari 2023 - 16:15 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan, meski situasi pandemi Covid-19 sudah aman terkendali, namun masih banyak hal yang perlu diwaspadai guna menjamin kesehatan masyarakat. Salah satunya yakni dengan memfokuskan Imunisasi Dasar Lengkap pada anak.
Juru bicara Kemenkes, dr M Syahril mengatakan, pentingnya imunisasi bagi anak usia dini agar dapat terlindungi dari berbagai macam virus atau penyakit. Hal ini merupakan langkah strategis guna melindungi generasi bangsa.
''Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan, yang utama adalah melindungi generasi kita dari kecacatan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan cara yang paling efektif yaitu dengan Imunisasi,'' kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat (13/1/2023).
Menurut dia, capaian Imunisasi nasional tahun 2022 belum mencapai target, utamanya disumbang oleh provinsi di luar regional Jawa dan Bali di mana capaian per provinsi masih dibawah 35 persen.
Baca Juga:Pemerintah Diminta Awasi Turis China Jika Masuk ke Indonesia
Lebih lanjut, Syahril menuturkan, kebijakan dalam pemberian vaksinasi, Kemenkes berpegang pada rekomendasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI).
Kemenkes pun mengapresiasi gerak cepat BPOM dalam mengeluarkan EUA untuk jenis vaksin Comirnaty Children untuk vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6 bulan sampai 11 tahun.
Juru bicara Kemenkes, dr M Syahril mengatakan, pentingnya imunisasi bagi anak usia dini agar dapat terlindungi dari berbagai macam virus atau penyakit. Hal ini merupakan langkah strategis guna melindungi generasi bangsa.
''Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan, yang utama adalah melindungi generasi kita dari kecacatan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan cara yang paling efektif yaitu dengan Imunisasi,'' kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat (13/1/2023).
Menurut dia, capaian Imunisasi nasional tahun 2022 belum mencapai target, utamanya disumbang oleh provinsi di luar regional Jawa dan Bali di mana capaian per provinsi masih dibawah 35 persen.
Baca Juga:Pemerintah Diminta Awasi Turis China Jika Masuk ke Indonesia
Lebih lanjut, Syahril menuturkan, kebijakan dalam pemberian vaksinasi, Kemenkes berpegang pada rekomendasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI).
Kemenkes pun mengapresiasi gerak cepat BPOM dalam mengeluarkan EUA untuk jenis vaksin Comirnaty Children untuk vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6 bulan sampai 11 tahun.