LANGIT7.ID, Jakarta - Anggota
Komisi X DPR RI, Bramantyo, mengingatkan agar pemerintah selalu waspada menerima kunjungan turis mancanegara yang datang ke Indonesia. Hal tersebut menanggapi pernyataan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang mempersilakan wisatawan dari China untuk berkunjung ke Indonesia.
Bramantyo mendukung langkah tersebut yang turut membangkitkan ekonomi nasional lewat
pariwisata pascapandemi Covid-19. Namun, dia mengingatkan dengan catatan para wisatawan harus menerapkan protokol kesehatan (prokes).
"Sebelum pandemi, jumlah wisatawan mancanegara di Indonesia dari negara China memang terbesar. Namun, dalam upaya pemulihan ekonomi, jangan sampai kebijakan yang diambil justru memicu adanya varian baru atau menyebabkan kasus covid tinggi kembali di Indonesia," kata Bramantyo, Selasa (10/1/2023).
Baca Juga: Thailand Batalkan Kebijakan Syarat Menunjukkan Kartu Vaksinasi Covid-19 ke Wisatawan AsingMenurut Bramantyo, hal tersebut bisa dicapai dengan menerapkan prokes ketat bagi turis
China yang masuk ke Indonesia. "Dengan penerapan
swab test antigen/PCR maupun karantina," lanjut Bramantyo.
Selain penerapan prokes, kapasitas pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam mengelola destinasi wisata bersih, sehat dan aman juga harus terus ditingkatkan. "Untuk semakin meningkatkan kepercayaan wisatawan mancanegara terhadap pariwisata Indonesia," tambah Legislator Partai Demokrat itu.
Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, Indonesia menyambut baik
wisatawan mancanegara (Wisman) dari luar negeri, terutama dari China.
Sambutan baik tersebut juga tentunya dalam bingkai protokol kesehatan yang telah diterapkan dan sanggup mengendalikan pandemi Covid-19. Adapun target kunjungan wisatawan China tahun 2023 sebanyak 253.000 pengunjung.
Baca Juga:
Legislator Minta Pelaku Pariwisata Tangkap Momentum Pencabutan PPKM
Pencabutan PPKM Berdampak Positif di Sektor Parekraf(gar)