NOC Indonesia Rilis 36 Cabor SEA Games 2023 Kamboja
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 17 Januari 2023 - 23:05 WIB
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari merilis 36 cabor SEA Games 2023 Kamboja. (Foto: dok. NOC Indonesia)
Cambodia SEA Games Organizing Committee (CAMSOC) merilis cabang olahraga (cabor) SEA Games 2023 Kamboja. Rencananya, pesta olahraga dua tahunan kawasan Asia Tenggara edisi ke-32 ini akan mempertandingkan 36 cabor.
SEA Games Kamboja akan digelar pada 5-17 Mei mendatang. Event ini adalah kali pertama Land of the Khmer menjadi tuan rumah multievent olahraga kawasan Asia Tenggara.
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari mengatakan, pihaknya telah mengupayakan diplomasi agar cabor andalan Indonesia dapat dipertandingan. Namun, ketentuan dalam SEAGF Charter hanya mewajibkan dua cabor mandatory untuk dipertandingkan di SEA Games, yakni atletik dan akuatik. Sisanya, tuan rumah mendapat kewenangan untuk memilih sesuai dengan kesiapan mereka.
Baca Juga:Ganjar Harap Porseni NU Lahirkan Atlet Berkualitas
"Pekan lalu ada rapat SEAGF, dan hasil rapat kemarin memutuskan finalisasi cabor SEA Games Kamboja. Ada beberapa yang tidak jadi dipertandingkan, seperti body building karena non-compliance dengan anti-doping code, dance sports-kategori latin yang akhirnya diputuskan tidak dipertandingkan," kata Raja Sapta dikutip dari keterangan NOC Indonesia, Selasa (17/1/2023).
"Kami juga secara bertahap sudah mengirimkan technical handbook kepada national federation. Ini nantinya juga dapat diakses di laman resmi nocindonesia.id," lanjut Sapta.
Pria yang akrab disapa Okto itu mengungkapkan, NOC Indonesia juga telah melakukan tindakan preventif agar tarik ulur cabor yang dipertandingkan di SEA Games tidak terjadi di setiap penyelenggaraan. NOC Indonesia telah menyampaikan adanya perubahan konstituen untuk sport programs SEA Games, yang akan ditindaklanjuti SEAGF.
SEA Games Kamboja akan digelar pada 5-17 Mei mendatang. Event ini adalah kali pertama Land of the Khmer menjadi tuan rumah multievent olahraga kawasan Asia Tenggara.
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari mengatakan, pihaknya telah mengupayakan diplomasi agar cabor andalan Indonesia dapat dipertandingan. Namun, ketentuan dalam SEAGF Charter hanya mewajibkan dua cabor mandatory untuk dipertandingkan di SEA Games, yakni atletik dan akuatik. Sisanya, tuan rumah mendapat kewenangan untuk memilih sesuai dengan kesiapan mereka.
Baca Juga:Ganjar Harap Porseni NU Lahirkan Atlet Berkualitas
"Pekan lalu ada rapat SEAGF, dan hasil rapat kemarin memutuskan finalisasi cabor SEA Games Kamboja. Ada beberapa yang tidak jadi dipertandingkan, seperti body building karena non-compliance dengan anti-doping code, dance sports-kategori latin yang akhirnya diputuskan tidak dipertandingkan," kata Raja Sapta dikutip dari keterangan NOC Indonesia, Selasa (17/1/2023).
"Kami juga secara bertahap sudah mengirimkan technical handbook kepada national federation. Ini nantinya juga dapat diakses di laman resmi nocindonesia.id," lanjut Sapta.
Pria yang akrab disapa Okto itu mengungkapkan, NOC Indonesia juga telah melakukan tindakan preventif agar tarik ulur cabor yang dipertandingkan di SEA Games tidak terjadi di setiap penyelenggaraan. NOC Indonesia telah menyampaikan adanya perubahan konstituen untuk sport programs SEA Games, yang akan ditindaklanjuti SEAGF.