Final Piala Teluk di Irak Ricuh, 2 Tewas Puluhan Luka-Luka
Muhajirin
Jum'at, 20 Januari 2023 - 15:42 WIB
Penonton berdesak-desakan di luar stadion akibatkan 2 orang tewas dan puluhan lain terluka (foto: AP)
Ribuan pecinta sepak bola memadati Stadion Internasional Basra menjelang final gulf cup yang mempertemukan Irak dan Oman. Namun, insiden mematikan terjadi yang menyebabkan dua orang tewas dan puluhan orang mengalami luka-luka.
Gulf Cup atau Piala Teluk adalah turnamen sepakbola yang diikuti enam negara Dewan Kerjasama Teluk (Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab) serta Yaman dan Irak. Tahun ini, Gulf Cup digelar sejak 6 Januari, dan Irak pertama kali menjadi tuan rumah turnamen tersebut sejak 1979.
Iraq News Agency (INA) melaporkan, insiden mematikan terjadi saat penonton berkumpul untuk menghadiri pertandingan final tersebut. Irak menjamu Oman di laga final yang diselenggarakan di Stadion Internasional Basra, Kamis (19/1/2023).
Baca Juga: Selain Tragedi Kanjuruhan, Ini 3 Bencana Sepak Bola Terbesar di Dunia
INA menyebut satu orang tewas dan 60 orang terluka di luar stadion dan beberapa di antaranya berada dalam kondisi kritis. Sementara, Associated Press mengutip pernyataan seorang dokter di Rumah Sakit Umum Basra yang mengatakan, dua orang tewas dan 38 luka-luka. Beberapa di antaranya telah keluar dari rumah sakit.
Gulf Cup atau Piala Teluk adalah turnamen sepakbola yang diikuti enam negara Dewan Kerjasama Teluk (Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab) serta Yaman dan Irak. Tahun ini, Gulf Cup digelar sejak 6 Januari, dan Irak pertama kali menjadi tuan rumah turnamen tersebut sejak 1979.
Iraq News Agency (INA) melaporkan, insiden mematikan terjadi saat penonton berkumpul untuk menghadiri pertandingan final tersebut. Irak menjamu Oman di laga final yang diselenggarakan di Stadion Internasional Basra, Kamis (19/1/2023).
Baca Juga: Selain Tragedi Kanjuruhan, Ini 3 Bencana Sepak Bola Terbesar di Dunia
INA menyebut satu orang tewas dan 60 orang terluka di luar stadion dan beberapa di antaranya berada dalam kondisi kritis. Sementara, Associated Press mengutip pernyataan seorang dokter di Rumah Sakit Umum Basra yang mengatakan, dua orang tewas dan 38 luka-luka. Beberapa di antaranya telah keluar dari rumah sakit.