home global news

Minyak Sawit Bakal jadi BBM, Legislator: Transisi Energi Sebuah Keniscayaan

Sabtu, 21 Januari 2023 - 09:00 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Indonesia akan fokus mengandalkan minyak sawit sebagai bahan bakar minyak (BBM) alternatif mulai 2045. Keputusan tersebut menyusul rencana Indonesia menyetop impor bahan bakar fosil.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi VII DPR RI, Sartono Hutomo mengapresiasi langkah yang diterapkan pemerintah. Namun, semua pihak juga wajib mengingatkan pemerintah bahwa biodiesel yang digunakan dalam campuran solar berasal dari CPO yang diproduksi melalui pembakaran lahan.

"Itu akan mengakibatkan pelepasan emisi yang juga mendorong terjadinya krisis iklim dan mengancam kesehatan masyarakat," kata Satrono kepada wartawan di Jakarta, Jumat (20/1/2023).

Baca Juga:Kendalikan Inflasi, Pemerintah Diminta Turunkan Harga BBM Bersubsidi

Menurut Sartono, pemerintah perlu mempersiapkan infrastruktur dan pembiayaan yang tidak sedikit. Pasalnya, ini baru pertama kali dilakukan sehingga butuh uji coba sampai bisa diterapkan di masyarakat.

"Transisi energi adalah keniscayaan, yang jelas yang menjadi inti persoalannya adalah bagaimana menyajikan energi bersih dan tetap terjangkau di masyarakat. Transisi energi dari fosil ke non fosil harus berdampak pada perekonomian bangsa, jangan malah sebaliknya," ujarnya.

Kendati demikian, Politikus Partai Demokrat itu tetap menyambut positif rencana Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Panjaitan yang mengandalkan minyak sawit menjadi BBM. Namun, tetap mengedepankan keberpihakan kepada produk nasional.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
legislator bbm minyak sawit sartono hutomo transisi energi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya