Alphabet Inc, Perusahaan Induk Google PHK 12.000 Karyawan
Ummu hani
Sabtu, 21 Januari 2023 - 12:45 WIB
Kantor pusat Google di Silicon Valley, California. (Foto: Langit7.id/iStock)
Induk Google, Alphabet Inc, resmi memangkas sekitar 12.000 karyawannya. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ini dikirimkan melalui memo staf perusahaan kepada karyawan-karyawan yang terdampak.
Kebijakan ini terjadi secara global. PHK di Alphabet terjadi pada seluruh tim, termasuk tim perekrutan dan sejumlah fungsi perusahaan, serta beberapa tim teknik dan produk.
Mereka yang terdampak telah dikirimi memo melalui email oleh Alphabet. Namun, prosesnya bisa lebih lama pada setiap kantor di sejumlah negara karena adanya undang-undang dan praktik ketenagakerjaan masing-masing.
Baca Juga:Microsoft PHK 10.000 Karyawan Bertahap hingga Akhir Maret 2023
CEO Google, Sundar Pichai mengatakan, perusahaan menghadapi realitas ekonomi yang tidak stabil dua tahun terakhir. Adapun terkait keputusan ini, Pichai menyatakan akan bertanggung jawab. "Saya bertanggung jawab penuh atas keputusan yang membawa kami ke sini," katanya dikutip dari Reuters, Sabtu (21/1/2023).
PHK yang dilakukan Alphabet mengikuti langkah sejumlah perusahaan teknologi lain yang ingin memperbaiki arah bisnisnya. Beberapa yang sudah melakukan PHK pegawai adalah Microsoft, Meta, Twitter, dan Amazon.
Perusahaan disinyalir sedang mengerjakan peluncuran kecerdasan buatan atau AI yang besar. Salah satu sumber mengatakan, peluncuran akan berlangsung pada musim semi 2023.
Kebijakan ini terjadi secara global. PHK di Alphabet terjadi pada seluruh tim, termasuk tim perekrutan dan sejumlah fungsi perusahaan, serta beberapa tim teknik dan produk.
Mereka yang terdampak telah dikirimi memo melalui email oleh Alphabet. Namun, prosesnya bisa lebih lama pada setiap kantor di sejumlah negara karena adanya undang-undang dan praktik ketenagakerjaan masing-masing.
Baca Juga:Microsoft PHK 10.000 Karyawan Bertahap hingga Akhir Maret 2023
CEO Google, Sundar Pichai mengatakan, perusahaan menghadapi realitas ekonomi yang tidak stabil dua tahun terakhir. Adapun terkait keputusan ini, Pichai menyatakan akan bertanggung jawab. "Saya bertanggung jawab penuh atas keputusan yang membawa kami ke sini," katanya dikutip dari Reuters, Sabtu (21/1/2023).
PHK yang dilakukan Alphabet mengikuti langkah sejumlah perusahaan teknologi lain yang ingin memperbaiki arah bisnisnya. Beberapa yang sudah melakukan PHK pegawai adalah Microsoft, Meta, Twitter, dan Amazon.
Perusahaan disinyalir sedang mengerjakan peluncuran kecerdasan buatan atau AI yang besar. Salah satu sumber mengatakan, peluncuran akan berlangsung pada musim semi 2023.