Fakta Bulan Rajab Pertanda Ramadhan Semakin Dekat
Fajar adhitya
Selasa, 24 Januari 2023 - 05:00 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Kalender Hijriah 1444 telah memasuki bulan Rajab, yakni salah satu bulan bulan haram dalam Islam. Setelah bulan Ramadan, Allah menetapkan keutamaan kepada bulan-bulan haram (mulia), yaitu bulan Rajab, Dzulqa’dah, Zulhijjah, dan Muharram.
Melakukan dosa pada bulan haram bisa dianggap lebih berat karena menodai kesuican bulan mulia. Dr. Yusuf al-Qaradawi dikutip Al-Waqt fi Hayat al-Muslim menerangkan, menganiaya diri pada setiap bulan pada prinsipnya adalah haram. Namun, pada bulan-bulan haram (mulia) tersebut lebih besar dosanya.
Baca juga:Selain Isra Miraj, Ini 7 Peristiwa Lain yang Terjadi di Bulan Rajab
Firman Allah dalam Surat At Taubah ayat 36:
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ
Terjemah :
Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan,326) (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauh Mahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa.
Melakukan dosa pada bulan haram bisa dianggap lebih berat karena menodai kesuican bulan mulia. Dr. Yusuf al-Qaradawi dikutip Al-Waqt fi Hayat al-Muslim menerangkan, menganiaya diri pada setiap bulan pada prinsipnya adalah haram. Namun, pada bulan-bulan haram (mulia) tersebut lebih besar dosanya.
Baca juga:Selain Isra Miraj, Ini 7 Peristiwa Lain yang Terjadi di Bulan Rajab
Firman Allah dalam Surat At Taubah ayat 36:
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ
Terjemah :
Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan,326) (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauh Mahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa.