Minim Adu Gagasan, Diskursus Pemilu Dinilai Masih Terjebak pada Figur
Muhajirin
Selasa, 24 Januari 2023 - 14:10 WIB
Simulasi pemungutan dan penghitungan suara di Kantor KPU RI (foto: Antara/Reno Esnir)
Pengamat Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Mada Sukmajati, menilai perbincangan dan diskursus seputar pemilihan presiden dan wakil presiden 2024 masih terjebak pada isu figur. Seharusnya, diskursus berfokus pada program dan gagasan.
“Narasi Pilpres masih terjebak pada nama, mengasumsikan bahwa setiap nama punya program yang jelas mulia. Belum kelihatan adu gagasan sang nahkoda akan membawa kapal besar Indonesia ke mana lima tahun ke depan,” kata Mada, dikutip laman resmi UGM, Selasa (24/1/2023).
Baca Juga: KIB Belum Tentukan Capres-Cawapres, Golkar: Masih Pemantapan Visi-Misi
Sepanjang diskursus fokus pada figur masih berkembang, politik programtis tidak dapat berkembang. Hal itu cukup memprihatinkan, lantaran belum ada gambaran jelas mengenai Indonesia, setidaknya lima tahun ke depan.
“Menurut saya ini sangat ironis. Mau dibawa ke mana Indonesia ke depan sampai sekarang belum tahu,” ujar Mada.
“Narasi Pilpres masih terjebak pada nama, mengasumsikan bahwa setiap nama punya program yang jelas mulia. Belum kelihatan adu gagasan sang nahkoda akan membawa kapal besar Indonesia ke mana lima tahun ke depan,” kata Mada, dikutip laman resmi UGM, Selasa (24/1/2023).
Baca Juga: KIB Belum Tentukan Capres-Cawapres, Golkar: Masih Pemantapan Visi-Misi
Sepanjang diskursus fokus pada figur masih berkembang, politik programtis tidak dapat berkembang. Hal itu cukup memprihatinkan, lantaran belum ada gambaran jelas mengenai Indonesia, setidaknya lima tahun ke depan.
“Menurut saya ini sangat ironis. Mau dibawa ke mana Indonesia ke depan sampai sekarang belum tahu,” ujar Mada.