Angka Kelahiran di Indonesia Stabil, Jokowi Pastikan Tak Ada Resesi Seks
Ummu hani
Rabu, 25 Januari 2023 - 14:35 WIB
Presiden Jokowi membuka Rakernas Banggakencana dan Penurunan Stunting di Jakarta, Rabu (25/1/2023). (Foto: Humas Setkab/Jay)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan jumlah penduduk di Indonesia yang menikah dan hamil masih cukup tinggi. Hal tersebut membuktikan Indonesia jauh dari resesi seks.
"Saya senang angka yang disampaikan dr Hasto (Ketua BKKBN) pertumbuhan (kelahiran) kita di angka 2,1 dan yang menikah 2 juta, yang hamil 4,8 juta. Artinya, di Indonesia tidak ada resesi seks. Masih tumbuh, 2,1 ini masih bagus," kata Jokowi dalam Rakernas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dikutip dari kanal YouTube BKKBN Official, Rabu (25/1/2023).
Jokowi mengatakan, jumlah penduduk merupakan kekuatan suatu negara. Kendati demikian, Presiden turut mengingatkan pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Baca Juga: Resesi Seks Terjadi di Jepang dan Korsel Akibat Pengabaian Agama
"Ingat, bahwa yang namanya jumlah penduduk ini sekarang jadi sebuah kekuatan ekonomi bagi sebuah negara. Tetapi yang paling penting memang kualitas," ungkap Jokowi.
Jokowi menegaskan penting untuk lebih diperhatikan terkait asupan gizi bagi ibu hamil, bayi, dan anak-anak. Menurutnya, idealnya ibu hamil dan bayi diberikan asupan protein yang cukup.
"Saya senang angka yang disampaikan dr Hasto (Ketua BKKBN) pertumbuhan (kelahiran) kita di angka 2,1 dan yang menikah 2 juta, yang hamil 4,8 juta. Artinya, di Indonesia tidak ada resesi seks. Masih tumbuh, 2,1 ini masih bagus," kata Jokowi dalam Rakernas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dikutip dari kanal YouTube BKKBN Official, Rabu (25/1/2023).
Jokowi mengatakan, jumlah penduduk merupakan kekuatan suatu negara. Kendati demikian, Presiden turut mengingatkan pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Baca Juga: Resesi Seks Terjadi di Jepang dan Korsel Akibat Pengabaian Agama
"Ingat, bahwa yang namanya jumlah penduduk ini sekarang jadi sebuah kekuatan ekonomi bagi sebuah negara. Tetapi yang paling penting memang kualitas," ungkap Jokowi.
Jokowi menegaskan penting untuk lebih diperhatikan terkait asupan gizi bagi ibu hamil, bayi, dan anak-anak. Menurutnya, idealnya ibu hamil dan bayi diberikan asupan protein yang cukup.