Persita Hukum Oknum Suporter Pelempar Bus Persis Solo Larangan Seumur Hidup Masuk Stadion
Arif purniawan
Ahad, 29 Januari 2023 - 21:35 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Polres Tangerang Selatan menangkap dan menahan lima oknum suporter Persita Tangerang yang melakukan pelemparan bus Persis Solo, saat akan pulang usai melakoni pertandingan pada Sabtu (28/1/2023) malam. Usai kejadian, panpel Persita melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Polisi pun bergerak cepat dan memproses pelaku anarkis tersebut. Pihak manajemen, Panpel dan kepolisian terus mengawal kejadian pelemparan bus tim Persis Solo setelah pertandingan, Sabtu (28/1/2023) malam.
Bentuk tegas tanpa ampun akan terus dilakukan terhadap oknum yang melakukan kekerasan, anarkis, serta yang tidak baik, yang dapat merugikan kedua klub.
Baca juga:Beredar Rekaman Video 28 Detik Pemain Persis Solo Pukuli Suporter Persita
Menyambung kejadian kemarin, panpel sudah membuat laporan polisi di mana terdapat oknum-oknum yang telah diproses secara hukum dan sudah dilakukan penahanan.
“Selain itu, manajemen dan panpel akan melarang oknum tersebut untuk masuk dan beraktivitas di stadion Indomilk Arena seumur hidup,” demikian penjelasan resmi Persita Tangerang, Minggu (29/1/2023).
Panpel dan kepolisian akan terus mengembangkan penyidikan terhadap kasus ini, sampai tuntas dan kami pastikan tidak akan berhenti sampai di sini.
Polisi pun bergerak cepat dan memproses pelaku anarkis tersebut. Pihak manajemen, Panpel dan kepolisian terus mengawal kejadian pelemparan bus tim Persis Solo setelah pertandingan, Sabtu (28/1/2023) malam.
Bentuk tegas tanpa ampun akan terus dilakukan terhadap oknum yang melakukan kekerasan, anarkis, serta yang tidak baik, yang dapat merugikan kedua klub.
Baca juga:Beredar Rekaman Video 28 Detik Pemain Persis Solo Pukuli Suporter Persita
Menyambung kejadian kemarin, panpel sudah membuat laporan polisi di mana terdapat oknum-oknum yang telah diproses secara hukum dan sudah dilakukan penahanan.
“Selain itu, manajemen dan panpel akan melarang oknum tersebut untuk masuk dan beraktivitas di stadion Indomilk Arena seumur hidup,” demikian penjelasan resmi Persita Tangerang, Minggu (29/1/2023).
Panpel dan kepolisian akan terus mengembangkan penyidikan terhadap kasus ini, sampai tuntas dan kami pastikan tidak akan berhenti sampai di sini.