TKW Asal Indonesia Ini Sukses Berbisnis di Makkah
Mahmuda attar hussein
Kamis, 08 Juli 2021 - 13:25 WIB
Ilustrasi bisnis catering TKW Indonesia di Mekkah. Foto: Langit7/Istock
Hingga saat ini pandangan masyarakat mengenai Tenaga Kerja Wanita (TKW) masih dipandang sebelah mata.
Pasalnya, TKW masih dianggap mereka yang memiliki tingkat perekonomian rendah. Selain itu, pandangan soal kesulitan hidup juga masih melekat pada mereka yang bekerja ke luar negeri menjadi TKW.
Risma atau yang belakangan viral di Youtube dengan sebutan Bunda Risma, merupakan pekerja asal Indonesia melakoni usaha katering dan makanan ringan di Arab Saudi.
Bukan kehidupan sulit yang tampak dari perawakan wanita paruh baya ini. Malahan, tampak sedikit glamor kemewahan yang melekat di dirinya hingga tempat tinggalnya.
Bagaimana tidak, ia bahkan tinggal dengan empat lantai apartemen di Arab dengan biaya sewanya yang tidak tanggung-tanggung, mencapai 130 ribu rial per tahun atau sekitar hampir 500 juta rupiah, dengan 27 kamar dan 13 toilet. Selain itu, Risma juga memiliki satu unit mobil mewah untuk berpergian.
Kesuksesan Risma menjadi TKW di Makkah pun melalui proses pasang surut dalam dunia bisnis. Risma mengawali karirnya dengan berdagang kaki lima di pinggiran hotel tempat jemaah haji tinggal sementara.
Hingga berjalannya waktu, usaha yang dijalaninya terus mengalami peningkatan. Bahkan saat ini, Risma telah sukses dengan membuka katering dan bisnis makanan ringan.
Pasalnya, TKW masih dianggap mereka yang memiliki tingkat perekonomian rendah. Selain itu, pandangan soal kesulitan hidup juga masih melekat pada mereka yang bekerja ke luar negeri menjadi TKW.
Risma atau yang belakangan viral di Youtube dengan sebutan Bunda Risma, merupakan pekerja asal Indonesia melakoni usaha katering dan makanan ringan di Arab Saudi.
Bukan kehidupan sulit yang tampak dari perawakan wanita paruh baya ini. Malahan, tampak sedikit glamor kemewahan yang melekat di dirinya hingga tempat tinggalnya.
Bagaimana tidak, ia bahkan tinggal dengan empat lantai apartemen di Arab dengan biaya sewanya yang tidak tanggung-tanggung, mencapai 130 ribu rial per tahun atau sekitar hampir 500 juta rupiah, dengan 27 kamar dan 13 toilet. Selain itu, Risma juga memiliki satu unit mobil mewah untuk berpergian.
Kesuksesan Risma menjadi TKW di Makkah pun melalui proses pasang surut dalam dunia bisnis. Risma mengawali karirnya dengan berdagang kaki lima di pinggiran hotel tempat jemaah haji tinggal sementara.
Hingga berjalannya waktu, usaha yang dijalaninya terus mengalami peningkatan. Bahkan saat ini, Risma telah sukses dengan membuka katering dan bisnis makanan ringan.