Pemerintah segera Bangun Hunian ASN, TNI, dan Polri di IKN
Hasanah syakim
Rabu, 01 Februari 2023 - 09:30 WIB
Desain tata letak Ibu Kota Negara Nusantara di Kalimantan Timur. (Foto: KemenPUPR)
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa pemerintah akan segera membangun hunian rumah dinas untuk ASN, TNI, dan Polri di Ibu Kota Negara Nusantara. Rumah dinas tersebut untuk menampung ASN, TNI, dan Polri yang jumlahnya mencapai 16,9 ribu orang.
"Tadi sudah diputuskan 47 tower yang akan segera dibangun. Pembangunan hunian dengan alokasi anggaran sebesar Rp9,4 triliun ini akan dimulai pada tahun 2023 ini," kata Basuki dalam keterangannya dikutip Rabu (1/2/2023).
Menurut Basuki, hal tersebut dilakukan mengingat target pembangunan rampung di tahun 2024. "Kalau dalam jadwalnya supaya selesai 2024 ya Juni-Juli 2023, harus sudah mulai bekerja," ujarnya.
Baca Juga:IKN Pindah, Sandiaga Optimis Sektor Perhotelan di Jakarta Tetap Hidup
Basuki mengungkapkan, pembangunan hunian dengan model apartemen tersebut sejalan dengan konsep kota hutan yang diusung IKN.
"Sesuai dengan konsep forest city. Kalau dia enggak tower, dia makin menyebar. Supaya tidak merusak, terlalu banyak memotong hutan," ungkapnya.
Lebih lanjut, Basuki menuturkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan arahan agar jajarannya melakukan survei terkait kebutuhan hunian di IKN. Dengan demikian, ASN diharapkan bisa memiliki pilihan antara rumah tapak atau apartemen.
"Tadi sudah diputuskan 47 tower yang akan segera dibangun. Pembangunan hunian dengan alokasi anggaran sebesar Rp9,4 triliun ini akan dimulai pada tahun 2023 ini," kata Basuki dalam keterangannya dikutip Rabu (1/2/2023).
Menurut Basuki, hal tersebut dilakukan mengingat target pembangunan rampung di tahun 2024. "Kalau dalam jadwalnya supaya selesai 2024 ya Juni-Juli 2023, harus sudah mulai bekerja," ujarnya.
Baca Juga:IKN Pindah, Sandiaga Optimis Sektor Perhotelan di Jakarta Tetap Hidup
Basuki mengungkapkan, pembangunan hunian dengan model apartemen tersebut sejalan dengan konsep kota hutan yang diusung IKN.
"Sesuai dengan konsep forest city. Kalau dia enggak tower, dia makin menyebar. Supaya tidak merusak, terlalu banyak memotong hutan," ungkapnya.
Lebih lanjut, Basuki menuturkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan arahan agar jajarannya melakukan survei terkait kebutuhan hunian di IKN. Dengan demikian, ASN diharapkan bisa memiliki pilihan antara rumah tapak atau apartemen.