Kondisi WNI dan Daerah Terdampak Gempa M 7,8 Turki
Fajar adhitya
Selasa, 07 Februari 2023 - 22:04 WIB
Gempa bumi di Kota Izmir, Turki pada 30 Oktober 2020. Foto: iStock.
Gempa berkekuatan Magnitudo 7,8 mengguncangTurki, Senin (6/2/2023). Wilayah utama yang mengalami gempa bumi hanya di wilayah Tenggara Turki yang berdekatan dengan perbatasan Suriah.
Kawasan tersebut meliputi 11 daerah yaitu Adana, Adıyaman, Kahramanmaraş, Gaziantep, Diyarbakır, Hatay, Kilis, Şanliurfa, Malatya, Osmaniye, Elazig, Elbistan.
Baca juga: Masjid Bersejarah Turki Tetap Bertahan Meski Diguncang Gempa Berkali-Kali
Kedutaan Besar RI di Ankara, Turki menyatakan diperkirakan terdapat sekitar 500 WNI yang bermukim di wilayah terdampak gempa.
“Sebagian besar adalah pelajar, pekerja spa terapis, pasangan menikah dengan warga setempat dan pekerja di organisasi internasional yang beroperasi di perbatasan Turki-Suriah,” kata Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal dalam pernyataan media, Selasa (7/2/2023).
Sejauh ini, hingga Selasa pukul 20.19 WIB, KBRI Ankara menyatakan tidak ada korban meninggal dari WNI. KBRI Ankara terus berkoordinasi dengan Pemerintah dan mitra setempat dalam upaya pelindungan warga, termasuk melakukan evakuasi, penyaluran bantuan dan dukungan lainnya.
KBRI sudah menerima permintaan evakuasi dari 104 orang WNI. Berikut laporan KBRI Ankara:
Kawasan tersebut meliputi 11 daerah yaitu Adana, Adıyaman, Kahramanmaraş, Gaziantep, Diyarbakır, Hatay, Kilis, Şanliurfa, Malatya, Osmaniye, Elazig, Elbistan.
Baca juga: Masjid Bersejarah Turki Tetap Bertahan Meski Diguncang Gempa Berkali-Kali
Kedutaan Besar RI di Ankara, Turki menyatakan diperkirakan terdapat sekitar 500 WNI yang bermukim di wilayah terdampak gempa.
“Sebagian besar adalah pelajar, pekerja spa terapis, pasangan menikah dengan warga setempat dan pekerja di organisasi internasional yang beroperasi di perbatasan Turki-Suriah,” kata Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal dalam pernyataan media, Selasa (7/2/2023).
Sejauh ini, hingga Selasa pukul 20.19 WIB, KBRI Ankara menyatakan tidak ada korban meninggal dari WNI. KBRI Ankara terus berkoordinasi dengan Pemerintah dan mitra setempat dalam upaya pelindungan warga, termasuk melakukan evakuasi, penyaluran bantuan dan dukungan lainnya.
KBRI sudah menerima permintaan evakuasi dari 104 orang WNI. Berikut laporan KBRI Ankara: