KBRI Ankara dan Damaskus Bergegas Evakuasi WNI Terdampak Gempa Turki
Mahmuda attar hussein
Rabu, 08 Februari 2023 - 09:51 WIB
Gempa bumi Magnitudo 7,8 di Turki. (Foto: AP Photo)
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ankara dan Damaskus bergegas menyisir Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban bencana gempa bumi di Turki.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI), Teuku Faizasyah mengatakan, pihak Kedubes Indonesia di Turki maupun Suriah sudah melaporkan perkembangan penanganan bencana di lapangan serta meminta arahan langkah-langkah yang harus dilakukan. "KBRI Ankara juga terus mendata WNI di wilayah terdampak," katanya dalam pernyataan media, dikutip Rabu (8/2/2023).
Baca Juga:Kondisi WNI dan Daerah Terdampak Gempa M 7,8 Turki
Berdasarkan data terbaru yang diambil pada Selasa (7/2), tercatat 10 WNI mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, 4 orang di antaranya sudah dirawat di rumah sakit dan 6 orang lainnya akan dievakuasi untuk mendapatkan perawatan di Ankara.
Empat tim KBRI Ankara juga sedang menuju lokasi gempa untuk mengevakuasi 104 WNI dari 5 titik, yakni Gaziantep, Kahramanmaraş, Adana, Hatay, dan Diyarbakır. Selanjutnya para WNI tersebut akan dievakuasi ke Ankara.
Sementara itu, KBRI Damaskus juga telah mengirimkan tim menuju Aleppo dan Hama untuk memastikan ada tidaknya WNI yang menjadi korban. Dalam laporan tim kontak KBRI, warga negara Suriah yang ada di Aleppo dan Lattakia, sejak Senin lalu sudah terjun ke lapangan dan mengunjungi rumah sakit setempat.
Baca Juga:Indonesia Salurkan Bantuan Satu Kontainer Makanan untuk Turki
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI), Teuku Faizasyah mengatakan, pihak Kedubes Indonesia di Turki maupun Suriah sudah melaporkan perkembangan penanganan bencana di lapangan serta meminta arahan langkah-langkah yang harus dilakukan. "KBRI Ankara juga terus mendata WNI di wilayah terdampak," katanya dalam pernyataan media, dikutip Rabu (8/2/2023).
Baca Juga:Kondisi WNI dan Daerah Terdampak Gempa M 7,8 Turki
Berdasarkan data terbaru yang diambil pada Selasa (7/2), tercatat 10 WNI mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, 4 orang di antaranya sudah dirawat di rumah sakit dan 6 orang lainnya akan dievakuasi untuk mendapatkan perawatan di Ankara.
Empat tim KBRI Ankara juga sedang menuju lokasi gempa untuk mengevakuasi 104 WNI dari 5 titik, yakni Gaziantep, Kahramanmaraş, Adana, Hatay, dan Diyarbakır. Selanjutnya para WNI tersebut akan dievakuasi ke Ankara.
Sementara itu, KBRI Damaskus juga telah mengirimkan tim menuju Aleppo dan Hama untuk memastikan ada tidaknya WNI yang menjadi korban. Dalam laporan tim kontak KBRI, warga negara Suriah yang ada di Aleppo dan Lattakia, sejak Senin lalu sudah terjun ke lapangan dan mengunjungi rumah sakit setempat.
Baca Juga:Indonesia Salurkan Bantuan Satu Kontainer Makanan untuk Turki