Manchester City Terancam Degradasi dan Hilang Gelar Liga Inggris
Muhajirin
Rabu, 08 Februari 2023 - 21:20 WIB
Manchester City dalam pertandingan melawan Liverpool (foto: Goal.com)
Klub raksasa Liga Inggris, Manchester City, harus menelan pil pahit setelah diduga melakukan pelanggaran aturan Financial Fair Play (FFP). Dugaan tersebut disampaikan operator Liga Inggris, Premier League, melalui laman resmi mereka.
Manchester City diklaim melakukan pelanggaran FFP sejak diakuisisi Sheikh Mansour, pengusaha tajir asal uni Emirat Arab, pada muslim 2009-2010 silam sampai sekarang. The Citizens dituduh melakukan lebih dari 100 pelanggaran keuangan, termasuk FFP, setelah Premier League, melakukan penyelidikan selama empat tahun.
Hasil investigasi itu menemparkan Man City pada posisi sulit. Klub yang bermarkas di Manchester, Inggris itu terancam mendapat hukuman berat berupa pengurangan poin, degradasi, hingga bisa kehilangan enam gelar juara Liga Inggris.
Baca Juga:Naksir Rafael Leao, Manchester City Tawarkan Gaji Fantastis
Awalnya, City dinilai gagal memberikan laporan keuangan akurat kepada Premier League terkait pendapatan klub, sponsor, dan biaya operasional di Liga Inggris sejak 2009. Bukan hanya di Liga Inggris, City juga diduga telah melanggar beberapa aturan UEFA, termasuk FFP, sejak 2013 sampai 2018.
Pada 2020, City dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran serius oleh UEFA terkait aturan FFP pada 2012 dan 2016. UEFA menghukum City berupa larangan tampil dua tahun di kompetisi Eropa. Tetapi, sanksi itu dibatalkan Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS) setelah City menang banding.
Manchester City diklaim melakukan pelanggaran FFP sejak diakuisisi Sheikh Mansour, pengusaha tajir asal uni Emirat Arab, pada muslim 2009-2010 silam sampai sekarang. The Citizens dituduh melakukan lebih dari 100 pelanggaran keuangan, termasuk FFP, setelah Premier League, melakukan penyelidikan selama empat tahun.
Hasil investigasi itu menemparkan Man City pada posisi sulit. Klub yang bermarkas di Manchester, Inggris itu terancam mendapat hukuman berat berupa pengurangan poin, degradasi, hingga bisa kehilangan enam gelar juara Liga Inggris.
Baca Juga:Naksir Rafael Leao, Manchester City Tawarkan Gaji Fantastis
Awalnya, City dinilai gagal memberikan laporan keuangan akurat kepada Premier League terkait pendapatan klub, sponsor, dan biaya operasional di Liga Inggris sejak 2009. Bukan hanya di Liga Inggris, City juga diduga telah melanggar beberapa aturan UEFA, termasuk FFP, sejak 2013 sampai 2018.
Pada 2020, City dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran serius oleh UEFA terkait aturan FFP pada 2012 dan 2016. UEFA menghukum City berupa larangan tampil dua tahun di kompetisi Eropa. Tetapi, sanksi itu dibatalkan Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS) setelah City menang banding.