Korban Gempa Turki-Suriah Capai 9.504 Jiwa, Ini Penyebabnya
Muhajirin
Rabu, 08 Februari 2023 - 22:30 WIB
Gempa Turki (foto: AP Photo)
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7.8 di Turki dan Suriah amat merusak dan menelan begitu banyak korban jiwa. Melansir AFP, per Rabu (8/2/2023), 6.957 orang tewas di Turki dan 2.547 orang di Suriah, sehingga total korban jiwa mencapai 9.504 orang.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa gempa tersebut menyebabkan seluruh segmen di zona Sesar Anatolia Timur pecah. Hal ini memicu rentetan gempa kuat yang merusak (destructive) dan mematikan (deadly).
Daryono mengungkapkan, ada lima alasan gempa di Turki sangat merusak. Tiga di antaranyagempa yang terjadi di Turki memiliki kekuatan yang besar yakni M,78, sumber gempa Turki berasal dari kerak dangkal, dan ada 3 gempa dengan kekuatan besar yang berturut-turut terjadi yakni dengan kekuatan M7.8, M6,7, dan M7.5.
Baca Juga:KBRI Ankara: 123 WNI Berhasil Dievakuasi, 2 Meninggal Dunia
Selain itu, ada dua alasan lain, yaitu gempa terjadi pada pagi hari yani pukul 04.00 dinihari, sehingga sebagian besar warga Turki dalam keadaan masih tidur. Ini menyebabkan warga tidak sadar akan adanya gempa, sementara pusat gempa Turki dikelilingi oleh empat kota besar yang padat penduduk, yaitu Gaziantep, Kahramanmaras, Pazarcik, dan Nurdagi.
“Turki memiliki 2 sumber gempa utama yaitu Sesar Anatolia Utara (kuning) dan Sesar Anatolia Timur,” kata Daryono di akun Instagram-nya, dikutip Rabu (8/2/2023).
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa gempa tersebut menyebabkan seluruh segmen di zona Sesar Anatolia Timur pecah. Hal ini memicu rentetan gempa kuat yang merusak (destructive) dan mematikan (deadly).
Daryono mengungkapkan, ada lima alasan gempa di Turki sangat merusak. Tiga di antaranyagempa yang terjadi di Turki memiliki kekuatan yang besar yakni M,78, sumber gempa Turki berasal dari kerak dangkal, dan ada 3 gempa dengan kekuatan besar yang berturut-turut terjadi yakni dengan kekuatan M7.8, M6,7, dan M7.5.
Baca Juga:KBRI Ankara: 123 WNI Berhasil Dievakuasi, 2 Meninggal Dunia
Selain itu, ada dua alasan lain, yaitu gempa terjadi pada pagi hari yani pukul 04.00 dinihari, sehingga sebagian besar warga Turki dalam keadaan masih tidur. Ini menyebabkan warga tidak sadar akan adanya gempa, sementara pusat gempa Turki dikelilingi oleh empat kota besar yang padat penduduk, yaitu Gaziantep, Kahramanmaras, Pazarcik, dan Nurdagi.
“Turki memiliki 2 sumber gempa utama yaitu Sesar Anatolia Utara (kuning) dan Sesar Anatolia Timur,” kata Daryono di akun Instagram-nya, dikutip Rabu (8/2/2023).