Bocah 9 Tahun Sedekah Uang Celengan untuk Korban Gempa Turki
Fajar adhitya
Kamis, 09 Februari 2023 - 10:12 WIB
Personel layanan darurat mencari bangunan yang runtuh untuk korban selamat setelah gempa kuat melanda pada 30 Oktober 2020 di Izmir, Turki. Foto: iStock.
Seorang bocah laki-laki yang selamat dari gempa Turki tahun lalu, menyumbangkan celengan uang sakunya untuk evakuasi anak-anak yang menjadi korban gempa Magnitudo 7,7 di provinsi Kahramanmaras, Turki pada Senin (6/2/2023) lalu.
Selang beberapa bulan Alparslan Efe Demir harus tinggal di tenda-tenda yang didirikan oleh Badan Penanggulangan Bencana dan Kondisi Darurat (AFAD) Turkiye untuk sementara waktu setelah gempa berkekuatan M 5,9 melanda provinsi Duzce pada November tahun lalu.
Baca juga: Kemenag Ajak Salat Ghaib Usai Jumatan, Doakan Korban Gempa Turki
"Sakit hati ini melihat orang-orang mengalami masa-masa sulit," ungkap Demi pada sang ibu, Sinem Demir.
Kemudian, Demir memberitahu ibunya bahwa dia ingin mengirim uang di celengan itu kepada anak sebayanya.
Ibu dan anak itu pun mengunjungi kantor cabang Bulan Sabit Merah Turkiye di Duzce dan menyerahkan uang sakunya kepada kantor tersebut.
Bocah berusia 9 tahun itu pun menulis surat untuk para korban gempa. Surat tersebut membuat para karyawan Bulan Sabit Merah Turkiye menangis.
Selang beberapa bulan Alparslan Efe Demir harus tinggal di tenda-tenda yang didirikan oleh Badan Penanggulangan Bencana dan Kondisi Darurat (AFAD) Turkiye untuk sementara waktu setelah gempa berkekuatan M 5,9 melanda provinsi Duzce pada November tahun lalu.
Baca juga: Kemenag Ajak Salat Ghaib Usai Jumatan, Doakan Korban Gempa Turki
"Sakit hati ini melihat orang-orang mengalami masa-masa sulit," ungkap Demi pada sang ibu, Sinem Demir.
Kemudian, Demir memberitahu ibunya bahwa dia ingin mengirim uang di celengan itu kepada anak sebayanya.
Ibu dan anak itu pun mengunjungi kantor cabang Bulan Sabit Merah Turkiye di Duzce dan menyerahkan uang sakunya kepada kantor tersebut.
Bocah berusia 9 tahun itu pun menulis surat untuk para korban gempa. Surat tersebut membuat para karyawan Bulan Sabit Merah Turkiye menangis.