Jokowi Sebut Insentif Kendaraan Listrik Tetap Diberikan, Prioritas Roda Dua
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 17 Februari 2023 - 18:04 WIB
Presiden Jokowi saat menjajal motor listrik di Pameran Otomotif IIMS Tahun 2023 di JIEXPO Convention Center and Theater, Jakarta, Kamis (16/02/2023). (Foto: Humas Setkab/Rahmat)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa pemerintah akan tetap memberikan insentif untuk kendaraan listrik, baik roda dua maupun empat. Insentif diberikan untuk mendorong ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
Jokowi mengatakan, pemerintah masih mengkalkulasi rancangan insentif kendaraan listrik yang akan diberikan. "Insentif masih dihitung terus oleh Kementerian Keuangan, berapa untuk mobil, berapa yang untuk motor," kata Jokowi di Jakarta, dikutip Jumat (17/2/2023).
Meski demikian, Jokowi menuturkan bahwa insentif kali ini akan diprioritaskan untuk kendaraan roda dua. Hal tersebut tak lepas dari banyaknya permintaan konsumen terhadap mobil-mobil listrik.
Baca Juga:Aturan Subsidi 7 Juta Motor Listrik Diumumkan Awal Februari 2023
"Tentu saja yang didahulukan yang motornya dulu. Untuk mobil listrik itu saya tanya, mengantrenya sudah ada yang dua bulan, enam bulan, ada yang setahun," ujar Presiden.
"Inden, apalagi diberikan insentif (roda empat). Tapi tetap dalam perhitungan dan kalkulasi nanti," lanjutnya menerangkan.
Jokowi mengatakan, pemerintah masih mengkalkulasi rancangan insentif kendaraan listrik yang akan diberikan. "Insentif masih dihitung terus oleh Kementerian Keuangan, berapa untuk mobil, berapa yang untuk motor," kata Jokowi di Jakarta, dikutip Jumat (17/2/2023).
Meski demikian, Jokowi menuturkan bahwa insentif kali ini akan diprioritaskan untuk kendaraan roda dua. Hal tersebut tak lepas dari banyaknya permintaan konsumen terhadap mobil-mobil listrik.
Baca Juga:Aturan Subsidi 7 Juta Motor Listrik Diumumkan Awal Februari 2023
"Tentu saja yang didahulukan yang motornya dulu. Untuk mobil listrik itu saya tanya, mengantrenya sudah ada yang dua bulan, enam bulan, ada yang setahun," ujar Presiden.
"Inden, apalagi diberikan insentif (roda empat). Tapi tetap dalam perhitungan dan kalkulasi nanti," lanjutnya menerangkan.