Salma’s Season, Keberagaman Muslim di Australia Dibungkus dalam Komedi
Muhajirin
Senin, 20 Februari 2023 - 15:40 WIB
Pemeran di serial Salmas Season (foto: vidly.tv)
Salma’s Season merupakan serial drama komedi dari Australia. Serial yang hanya enam episode berdurasi lima sampai sembilan menit ini mengangkat isu yang terbilang jarang muncul di dalam perfilman Australia.
Mengutip lamanfilmink, serial ini mengisahkan kehidupan seorang wanita muslimah keturunan Australia-Pakistan harus mengatasi prasangka yang dia temui, baik di komunitas maupun di masyarakat. Prasangka tersebut meski dihadapi agar bisa menjalani keseharian secara wajar.
Cerita serial ini berpusat pada tokoh Salma, seorang ibu berusia 45 tahun dengan kesan penurut dan berjilbab. Dia diceritakan mulai jengah dengan situasi yang mengharuskannya menjalani hidup dalam rumah tangga yang monoton, mengurusi anak dan suami. Akhirnya, suatu hari dia mulai berani menentukan sikap untuk mengejar mimpi menjadi peserta kejuaraan tenis grand slam Australian Open.
Baca Juga:Menparekraf Dorong Sineas Film Aktif Berkarya dan Berani Ambil Risiko
Serial ini juga sarat dengan pesan toleransi. Pesan dalam cerita disampaikan dengan santai dan tidak menggurui, karena ceritanya dibangun dengan komedi yang berasal dari absurditas, ketegangan, dan upaya tokoh utama beradaptasi dengan lingkungan.
Serial ini dibintangi oleh Faryaal Jabbar sebagai Salma dengan Seble Girma, Pudak Nayati dan Lyeba Khan sebagai temannya Nur, Maryam dan Zoya, dengan pelatih tenis Salma, Brod yang diperankan oleh Bryan hynes.
Serial ini diproduksikan oleh Sher-Li Tan dengan Lucy Mactaren sebagai produser pengawas, dan produser eksekutf Kauthar Abdulalim, Tony Jackson dan David Collins. Distributor internasional adalah Vidly yang akan merilis serial ini ke seluruh dunia melalui aplikasi SVOD dan saluran YouTube.
Mengutip lamanfilmink, serial ini mengisahkan kehidupan seorang wanita muslimah keturunan Australia-Pakistan harus mengatasi prasangka yang dia temui, baik di komunitas maupun di masyarakat. Prasangka tersebut meski dihadapi agar bisa menjalani keseharian secara wajar.
Cerita serial ini berpusat pada tokoh Salma, seorang ibu berusia 45 tahun dengan kesan penurut dan berjilbab. Dia diceritakan mulai jengah dengan situasi yang mengharuskannya menjalani hidup dalam rumah tangga yang monoton, mengurusi anak dan suami. Akhirnya, suatu hari dia mulai berani menentukan sikap untuk mengejar mimpi menjadi peserta kejuaraan tenis grand slam Australian Open.
Baca Juga:Menparekraf Dorong Sineas Film Aktif Berkarya dan Berani Ambil Risiko
Serial ini juga sarat dengan pesan toleransi. Pesan dalam cerita disampaikan dengan santai dan tidak menggurui, karena ceritanya dibangun dengan komedi yang berasal dari absurditas, ketegangan, dan upaya tokoh utama beradaptasi dengan lingkungan.
Serial ini dibintangi oleh Faryaal Jabbar sebagai Salma dengan Seble Girma, Pudak Nayati dan Lyeba Khan sebagai temannya Nur, Maryam dan Zoya, dengan pelatih tenis Salma, Brod yang diperankan oleh Bryan hynes.
Serial ini diproduksikan oleh Sher-Li Tan dengan Lucy Mactaren sebagai produser pengawas, dan produser eksekutf Kauthar Abdulalim, Tony Jackson dan David Collins. Distributor internasional adalah Vidly yang akan merilis serial ini ke seluruh dunia melalui aplikasi SVOD dan saluran YouTube.