Ibarat Pisau Bermata Dua, Penggunaan Gadget Mesti Lebih Positif
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 24 Februari 2023 - 15:40 WIB
Ilustrasi anak kecil memainkan gadget di kamarnya. (Foto: Langit7.id/iStock)
Kehadiran gadget terutama dalam bentuk smartphone, telah banyak memberikan kontribusi dalam kehidupan sehari-hari. Namun, gadget juga ibarat pisau bermata dua lantaran memiliki sisi positif dan negatif.
Gadget memudahkan pengguna untuk mencari informasi, melakukan interaksi, mendapatkan hiburan, hingga keperluan bisnis. Meski demikian, diperlukan kontrol dari orang tua, terutama agar anak-anak bisa menggunakan gadget lebih positif.
Baca Juga:Efek Negatif Gawai terhadap Anak Harus Dicegah
Wakil Ketua Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) MUI, Zahratun Nihayah mengatakan, peran keluarga sangat penting dalam mengawasi penggunaan gagdet terhadap anak-anak. "Gadget ini ibarat pisau bermata dua yang mengandung sisi positif dan negatif," kata Zahratun dalam keterangannya, dikutip dari laman MUI, Jumat (24/2/2023).
Dalam hal ini, Zahratun menyebut pihaknya terus berupaya menekan dampak negatif gadget semaksimal mungkin. Hal itu dilakukan agar penggunaan gadget dalam kehidupan bisa berdampak lebih positif.
Dia mengimbau seluruh pihak terkait, baik konten kreator maupun pengguna, agar bisa memuat konten-konten yang memang memiliki nilai dan manfaat. Sehingga peluang untuk memperbesar dampak positif dari gadget bisa terus dilakukan, termasuk memberikan edukasi dan inspirasi bagi pengguna anak-anak.
Baca Juga:Cara Efektif Kurangi Kecanduan Anak pada Gadget, Ini Kata Pakar
Gadget memudahkan pengguna untuk mencari informasi, melakukan interaksi, mendapatkan hiburan, hingga keperluan bisnis. Meski demikian, diperlukan kontrol dari orang tua, terutama agar anak-anak bisa menggunakan gadget lebih positif.
Baca Juga:Efek Negatif Gawai terhadap Anak Harus Dicegah
Wakil Ketua Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) MUI, Zahratun Nihayah mengatakan, peran keluarga sangat penting dalam mengawasi penggunaan gagdet terhadap anak-anak. "Gadget ini ibarat pisau bermata dua yang mengandung sisi positif dan negatif," kata Zahratun dalam keterangannya, dikutip dari laman MUI, Jumat (24/2/2023).
Dalam hal ini, Zahratun menyebut pihaknya terus berupaya menekan dampak negatif gadget semaksimal mungkin. Hal itu dilakukan agar penggunaan gadget dalam kehidupan bisa berdampak lebih positif.
Dia mengimbau seluruh pihak terkait, baik konten kreator maupun pengguna, agar bisa memuat konten-konten yang memang memiliki nilai dan manfaat. Sehingga peluang untuk memperbesar dampak positif dari gadget bisa terus dilakukan, termasuk memberikan edukasi dan inspirasi bagi pengguna anak-anak.
Baca Juga:Cara Efektif Kurangi Kecanduan Anak pada Gadget, Ini Kata Pakar