Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 03 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Efek Negatif Gawai terhadap Anak Harus Dicegah

Muhajirin Kamis, 16 Februari 2023 - 15:50 WIB
Efek Negatif Gawai terhadap Anak Harus Dicegah
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (KPRK) MUI, Siti Ma’rifah, menilai penggunaan gawai di era digital 4,0 tidak lagi bisa dihindari. Oleh karena itu, segala bentuk perkembangan teknologi harus disikapi dengan bijak.

Menurut Siti Ma’rifah, digitalisasi memang memiliki manfaat, tapi di sisi lain semua informasi baik dan buruk bisa tersaji hanya dengan sentuhan tangan melalui gawai. Hal ini merupakan efek era keterbukaan informasi saat ini.

“KPRK MUI memandang perlunya perlindungan anak terhadap bahayanya penggunaan gawai agar bagaimana tontonan bisa menjadi tuntutan,” kata Siti Ma’rifah dalam Workshop Bijak Menggunakan Gadget Sejak Dini di Era Digital di Gedung MUI, Jakarta, dikutip Rabu (15/2/2023).

Baca Juga: Pakar: Lato-Lato Bisa Kurangi Ketergantungan Anak Main HP

Anak harus dicegah dari pengaruh negatif gawai karena banyak mengandung konten-konten berbau pornografi, kekerasan, hingga hoaks. Hal tersebut sangat berbahaya bagi generasi mendatang.

Berdasarkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KAPI), 79% orang tua mengizinkan kepada anaknya untuk menggunakan gawai selain untuk keperluan belajar. Hanya 21 persen orang tua yang melarang penggunaan gadget kecuali untuk belajar.

Sementara, catatan Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) tentang dampak gadget menunjukkan jumlah kasus kekerasan berbasis gender online (KBGO) di ranah publik mencapai 69 persen.

Baca Juga: Cara Efektif Kurangi Kecanduan Anak pada Gadget, Ini Kata Pakar

“Dari total pengaduan ke Komnas Perempuan, dan laporan tersebut sangat terbantu dengan dimulainya gerakan dare to speak up, melaporkan kekerasan pada perempuan dan anak di ruang publik maupun virtual,” ujar dia.

Direktur Eksekutif ICT Watch, Indriyatno Banyumurti, mengatakan, pengawasan orang tua menjadi salah satu solusi mencegah terjadinya kecanduan gawai pada anak. Orang tua yang mengambil jarak dengan teknologi merupakan pemicu lahirnya ancaman bagi anak terpapar dampak negatif teknologi.

“Tantangan orang tua masa sekarang, kadang mereka kurang berminat belajar tentang teknologi. Akhirnya, anak-anak secara bebas mengeksplorasi segala yang ingin mereka ketahui tanpa adanya pengawasan,” ujar Indriyatno.

Baca Juga: Tips Ainun Najib Hindarkan Anak dari Dampak Negatif Gadget

Tanpa adanya minat orang tua untuk bersama-sama belajar teknologi, akan sulit menciptakan ruang aman di dunia maya bagi anak. Maka itu, orang tua seharusnya tidak gaptek (gagap teknologi).

“Pemikiran seperti ini yang harus kita ubah, sebab pendidikan karakter anak dibentuk pertama kali oleh keluarga. Meskipun kita tidak bisa mengawasi anak selama 24 jam, setidaknya dalam perkembangan awal mereka menggunakan teknologi dibersamai oleh pengawasan kita selaku orang tua,” ujarnya.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 03 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)