Libur Lebaran jadi momen tepat kurangi kecanduan gawai pada anak. Psikolog Ratih Ibrahim berbagi tips aktivitas keluarga yang menyenangkan dan cara membuat kesepakatan penggunaan gadget. Cek dampak serius gadget berlebih pada anak!
Anas terlihat begitu semangat saat diajak ngobrol tentang Al-Qur'an dan berbagai permasalahan agama lainnya. Sekilas tidak terlihat bahwa pemuda asal Kediri ini pernah mengalami gangguan
Penggunaan gawai atau gadget di era digital saat ini menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Maka itu, tugas orang tua membimbing kontrol anak agar berselancar di dunia maya secara positif.
Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Koentjoro, menilai, permainan lato-lato yang belakangan ini viral bisa mengurangi ketergantungan anak untuk bermain gawai atau handphone (HP). Fokus bisa teralihkan ke permainan tradisional tersebut.
Dia menjelaskan bahwa cara ini sangat efektif bagi anak agar tertarik untuk belajar. Karena dalam aplikasi-aplikasi game pembelajaran itu di desain semenarik mungkin.
Data Scientist asal Gresik, Ainun Najib, memberikan tips mendidik anak di era teknologi informasi saat ini. Gadget atau gawai sudah menjadi benda sulit dihindari oleh siapapun, termasuk oleh anak-anak.
Ada 5 rekomendasi game Islami untuk anak. Orangtua harus mengawasi si kecil dalam bermain gadget, jangan sampai mereka asal download permainan di ponsel.
Pada 2018 lalu, sekelompok anak-anak di Hamburg, Jerman membuat heboh publik internasional. Pasalnya, anak-anak itu memprotes orang tua-nya yang terlalu sibuk dengan gadget mereka. Bagaimana dampak orang tua yang terlalu sibuk dengan gadget terhadap perkembangan anak?
Kecanduan teknologi bisa memberi dampak luar biasa kepada anak, terlebih jika orang tua tidak peduli. Keberadaan orang tua mutlak dibutuhkan untuk pengendalian.