LANGIT7.ID, Jakarta - Kemajuan teknologi tak bisa dibendung. Kasus-kasus terkait anak yang dipicu dari penggunaan teknologi pun menjadi momok menakutkan bagi orang tua. Usia dan kemajuan zaman yang tidak sebanding tak jarang membuat anak terjerumus jika tidak berhati-hati.
Kecanduan teknologi bisa memberi dampak luar biasa kepada anak-anak. Terlebih jika orang tua tidak peduli dan memberi kontrol terhadap anak-anaknya. Dalam hal ini, keberadaan orang tua di tengah anak mutlak dibutuhkan.
Kehadiran orang tua bukan berarti membatasi kreativitas anak, tapi sebagai salah satu upaya pengendalian. Mengikuti perkembangan teknologi merupakan cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mengontrol penggunaan teknologi anak.
Dalam hal penggunaan gadget misalnya, orang tua harus mengerti dan paham cara terbaik mengajarkan anak cara memanfaatkan teknologi dengan baik. Poin ini yang menjadi salah satu pembahasan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya, melalui tausiahnya di kanal
Al-Bahjah TV.
Orang tua berperan penting dalam mendidik anak bermain gadget. Orang tua tidak boleh membiarkan anak terbiasa bebas dalam bermain gadget. Harus ada tujuan jika anak memegang gawai.
Menurut Buya Yahya, orang tua mesti menjelaskan kepada anak saat member gadget. Bahkan, saat anak hendak bermain game sekalipun. Anak mesti diberi pengertian agar tidak larut, dan hanya sebatas bermain saja.
Itu akan membuat anak tidak akan berani semena-mena menggunakan gadget hingga lupa waktu. Anak pun akan berpikir gadget tersebut milik orang tuanya. Maka tips cerdas membiarkan anak bermain gadget ini bisa dibatasi jika orang tua sewaktu-waktu mengambil gawai dari genggaman tangan anak.
Selanjutnya, orang tua harus menjelaskan fungsi gadget yang bermanfaat kepada anak. Di antaranya kegunaan gadget sebagai alat komunikasi antara anak dan orang tua. Dengan begitu, dalam pikiran anak gadget tak hanya berfungsi sebagai alat main game dan nonton video.
Bagi anak remaja, Buya Yahya meminta para orang tua agar membujuk anaknya tidak menggunakan pin atau sandi di gadget. Bukan untuk mengorek rahasia, tapi sebagai orang tua tentu mengkhawatirkan perkembangan anak. Dari situ pula, orang tua bisa mendidik anak menggunakan gadget ke hal-hal bermanfaat.
"Jika anak merasa terusik, maka katakan secara baik-baik pengertian tersebut tentang betapa pentingnya mendidik anak bermain gadget guna mencegah anak terjerumus dari marabahaya yang tidak diketahui oleh anak Anda," kata Buya Yahya.
Jika anak kedapatan menyembunyikan sesuatu di gadgetnya, orang tua tidak dianjurkan memaklumi dan juga tak memaksa memberitahu. Orang tua mesti membicarakan dengan bahasa lembut penuh kasih sayang.
"Agar dimengerti kasih sayang seorang orang tua kepada anaknya, betapa pentingnya orang tua mendidik anak bermain gadget. Bukan bermaksud membatasi kesenangan anak atau membuat anak tersebut merasa tertekan sebab segala kebahagiaan anda sebagai orang tua mengacaukan dengan membatasinya secara ketat," ucap Buya Yahya.
(jqf)