Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Pakar Sebut Tulisan Tangan Dapat Mendeteksi Karakter Anak

esti setiyowati Rabu, 23 Juli 2025 - 21:06 WIB
Pakar Sebut Tulisan Tangan Dapat Mendeteksi Karakter Anak
Ilustrasi tulisan tangan. Foto: Pexels/picjumbo.com.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Survey KPAI pada 2023 laku menyebutkan bahwa hanya 23 persen orang tua di Indonesia yang pernah mendapatkan pendidikan parenting.

Hal ini menandakan sebagai satu persoalan serius. Sebab, hasil pola asuh berbanding lurus dengan kualitas tumbuh kembang anak ke depan.

Selain itu ilmu parenting juga penting untuk memahami permasalahan anak-anak agar dapat meminimalkan dampak dan memberikan bantuan yang tepat di setiap fase perkembangan.

Baca juga: Ini Alasan Perbedaan Karakter Anak Sulung, Tengah, Bungsu, dan Tunggal

Untuk mulai menentukan pola asuh yang tepat, orang tua perlu memperhatikan perkembangan karakter anak secara bertahap dan dinamis. Tujuannya agar pola asuh yang diterapkan juga sesuai dan dapat mendukung tumbuh kembang anak dengan maksimal.

Graphology atau tulisan tangan disebut sebagai salah satu metode untuk mengenali karakter anak.

Penulis Buku “Practical Handbook of Graphology”, DR Sapta Dwikardana, mengatakan tulisan tangan menggambarkan karakter secara jujur berdasarkan ekspresi bawah sadar seseorang.

"Segala bentuk emosi dapat dipantau lewat perubahan tulisan, bahkan saat anak sedang mengalami stres atau merasa berada di bawah tekanan. Lebih dari itu, tulisan tangan dapat membaca cara berpikir, minat, ketakutan, konsep diri, pola hubungan, hingga produktivitas,” kata Sapta dalam diskusi "Ngobrol Bareng Allianz Citizen (NgobrAZ) pada Rabu (23/7/2025).

Sapta menjelaskan cara membaca karakteristik lewat graphology dapat bermacam-macam seperti membaca emosi dan perasaan lewat kemiringan, bentuk, dan tekanan huruf.

Ia juga mengatakan, untuk melihat cara berpikir anak bisa melalui bentuk huruf, koneksi, kecepatan tulisan, dan proporsi dan bentuk 3 zona.

Baca juga: Pentingnya Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak

"Mengukur produktivitas lewat margin, garis dasar, dan proporsi dan bentuk 3 zona. Mengenal konsep diri lewat margin, ukuran huruf, dan kapital," tambahnya.

Kemudian, dalam memahami cara interaksi sosial lewat margin, ukuran huruf, bentuk huruf, dan proporsi dan bentuk 3 zona, dan spasi.

"Di balik lekukan garis hingga tekanan pulpen dapat menentukan jejak emosi, kondisi mental dan psikologis, bahkan cara belajar anak," urainya.

Sapta kemudian membagikan beberapa tips menganalisis tulisan tangan sang anak untuk menentukan pola asuh yang tepat, yaitu:

1. Mengawasi dan memantau emosi anak lewat perubahan tulisan

Ketika anak berada dalam tekanan emosional seperti stres atau kelelahan mental, perubahan tulisan tangan juga akan terlihat.

"Ciri-ciri yang dapat ditemukan, yaitu misalnya tulisan tangan yang terlihat lebih kecil dan rapat menandakan anak tidak percaya diri, tekanan pulpen yang terlihat kuat menggambarkan ketegangan/frustrasi, atau tulisan miring yang berlebihan dan mengindikasikan emosi atau keadaan mental sang anak sedang tidak stabil, sedih, atau merasa cemas," tambah Sapta.

Selain itu, kata Sapta, garis dasar tulisan yang turun mengindikasikan rasa pesimis, tidak memiliki motivasi dan harapan dalam hidup, merasa gagal, atau memiliki masalah fisik/emosi.

Apabila menemukan ciri-ciri tersebut, orang tua dapat secara sigap mengajak anak untuk berbicara dengan suasana santai dan melakukan kegiatan bersama tertentu seperti menggambar dan journaling bersama.

Baca juga: Nilai Parenting dalam Dialog Nabi Ibrahim dan Ismail

2. Memahami pola tulisan untuk menentukan gaya belajar anak

Cara menulis anak dapat menggambarkan struktur pola pikir dan gaya belajar anak. Untuk itu, coba amati buku catatan sang anak secara berkala.

"Bagi orang tua yang menemukan tulisang sang anak terlihat ekspresif dan bebas (gaya tulisan yang unit dan “nyeni”¸ tidak terlalu rapi, ukuran yang tidak konsisten, dan tidak peduli batas kertas), coba berikan gaya pembelajaran visual atau kinestetik dengan mengandalkan warna, gambar, atau eksperimen," jelasnya.

Sementara apabila tulisan anak terlihat rapi dan ukuran huruf konsisten, maka sang anak lebih nyaman dengan gaya belajar dengan pendekatan logis atau verbal yang menyukai angka, logika, dan pola yang sistematik.

3. Membangun komunikasi lewat tulisan

Dengan tulisan, orang tua bisa membangun komunikasi emosional untuk berinteraksi dengan anaknya.

"Cara ini juga bisa membantu orang tua untuk menggali keseharian dan kesukaannya terhadap hal-hal tertentu," kata Sapta.

Orang tua yang ingin memulai komunikasi dengan cara ini dapat meminta mereka menulis tentang hari mereka dan memberikan respon dari tulisan mereka.

Baca juga: 5 Pelajaran Parenting dari Perjalanan Hidup Nabi Ibrahim AS

Cara ini dapat membuka komunikasi dua arah dengan cara yang menarik dan dekat secara emosional.

4. Mendeteksi gangguan perkembangan lewat tulisan anak

Beberapa gangguan perkembangan yang dapat terlihat lewat tulisan, misalnya ADHD, gangguan emosional ringan, hinga bahkan gangguan menulis (disgrafia).

Orang tua dapat melihat beberapa tanda seperti bentuk tulisan yang tidak konsisten dan sulit dibaca.

"Untuk mengatasi ganggungan ini, kamu dapat berkonsultasi dengan psikologi atau terapis agar dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)