Irma Suryani Sentil Bapanas Jual Murah Harga Gabah Petani
Redaksi
Rabu, 01 Maret 2023 - 08:00 WIB
Anggota Komisi IX DPR, Irma Suryani Chaniago. (Foto: DPR RI)
Serikat Petani Indonesia (SPI) menyesalkan kebijakan Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang menetapkan batas atas atau Harga Eceren Tertingggi (HET) pembelian gabah dan beras melalui surat edaran (SE) No.47/TS.03.03/K/02/2023. SE tersebut menetapkan harga batas bawah Rp 4.200/kgdan harga batas atas Rp 4.550/kg.
Menanggapi hal itu, Anggota DPR RI, Irma Suryani Chaniago mempertanyakan keberpihakan Bapanas yang dianggap ikut campur dalam masalah penetapan harga gabah petani. Menurutnya, hal tersebut bukanlah bagian dari tugas fungsi pokoknya (Tupoksi) Bapanas.
"Ini sebenarnya kerja Bapanas itu apa? Menetapkan harga gabah itu bukan tupoksinya dan ini justru merugikan petani," kata Irma dalam keterangannya, Rabu (1/3/2023).
Baca Juga:Mentan Pastikan Komoditas Pangan Cukup Tersedia hingga Lebaran 2023
"Harusnya yang diatur mereka adalah harga beras yang langsung ke konsumen bukan harga Gabah. Bapanas harusnya berpihak pada petani seperti yang dilakukan Mentan (Menteri Pertanian), bukan malah merugikan petani," ujarnya.
Politikus Partai NasDem itu menuturkan, para petani di Indonesia akan kekurangan panen 1 juta ha di bulan Februari dan hanya 1,9 juta ha di bulan Maret. Hal tersebut biasanya membuat harga gabah otomatis turun.
"Bapanas ini kira-kira dong kalau menetapkan harga terendah di 4.550. Sementara kenaikan harga pupuk dan BBM tidak jadi landasan penetapan," ucap Irma.
Menanggapi hal itu, Anggota DPR RI, Irma Suryani Chaniago mempertanyakan keberpihakan Bapanas yang dianggap ikut campur dalam masalah penetapan harga gabah petani. Menurutnya, hal tersebut bukanlah bagian dari tugas fungsi pokoknya (Tupoksi) Bapanas.
"Ini sebenarnya kerja Bapanas itu apa? Menetapkan harga gabah itu bukan tupoksinya dan ini justru merugikan petani," kata Irma dalam keterangannya, Rabu (1/3/2023).
Baca Juga:Mentan Pastikan Komoditas Pangan Cukup Tersedia hingga Lebaran 2023
"Harusnya yang diatur mereka adalah harga beras yang langsung ke konsumen bukan harga Gabah. Bapanas harusnya berpihak pada petani seperti yang dilakukan Mentan (Menteri Pertanian), bukan malah merugikan petani," ujarnya.
Politikus Partai NasDem itu menuturkan, para petani di Indonesia akan kekurangan panen 1 juta ha di bulan Februari dan hanya 1,9 juta ha di bulan Maret. Hal tersebut biasanya membuat harga gabah otomatis turun.
"Bapanas ini kira-kira dong kalau menetapkan harga terendah di 4.550. Sementara kenaikan harga pupuk dan BBM tidak jadi landasan penetapan," ucap Irma.