Masjid Raya Syekh Zayed Solo Siapkan 4.000 Takjil Selama Ramadhan 1444 H
Fajar adhitya
Rabu, 01 Maret 2023 - 17:20 WIB
Masjid Raya Syekh Zayed Surakarta, Jawa Tengah. Foto: Istimewa.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan bahwa Masjid Raya Syekh Zayed Surakarta akan menyediakan makanan takjil berbuka puasa selama Ramadhan 1444 H. Masjid Raya Syekh Zayed Surakarta akan menyediakan 4.000 takjil per hari untuk umat muslim berbuka puasa.
Baca juga: Kiai Ma'ruf Amin Salat Subuh Berjamaah di Masjid Syekh Zayed Solo
"Kita akan memberikan takjil, iftar untuk umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa. Insya Allah per hari ada 4.000, tadi disampaikan oleh pihak Emirates. Mereka akan menanggung semua pengeluarannya," ujar Yaqut saat mendampingi Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meresmikan pembukaan Masjid Raya Syekh Zayed di Surakarta, Selasa (28/2/2023).
Dia menyampaikan bahwa Masjid yang dibangun sebagai hadiah dari Presiden Persatuan Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al Nahyan untuk Indonesia ini akan dikelola Kementerian Agama.
“Masih ada beberapa pekerjaan finishing yang harus diselesaikan agar ini sempurna dan segera diserahkan ke pihak Uni Emirat Arab untuk kemudian diserahkan ke Kementerian Agama untuk pengelolaannya," kata Yaqut dalam keterangannya, dikutip Rabu (1/3/2023).
Baca juga: Kiai Ma'ruf Amin Salat Subuh Berjamaah di Masjid Syekh Zayed Solo
"Kita akan memberikan takjil, iftar untuk umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa. Insya Allah per hari ada 4.000, tadi disampaikan oleh pihak Emirates. Mereka akan menanggung semua pengeluarannya," ujar Yaqut saat mendampingi Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meresmikan pembukaan Masjid Raya Syekh Zayed di Surakarta, Selasa (28/2/2023).
Dia menyampaikan bahwa Masjid yang dibangun sebagai hadiah dari Presiden Persatuan Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al Nahyan untuk Indonesia ini akan dikelola Kementerian Agama.
“Masih ada beberapa pekerjaan finishing yang harus diselesaikan agar ini sempurna dan segera diserahkan ke pihak Uni Emirat Arab untuk kemudian diserahkan ke Kementerian Agama untuk pengelolaannya," kata Yaqut dalam keterangannya, dikutip Rabu (1/3/2023).