Solusi Buat Pekerja Proyek agar Bisa Tepat Waktu Salat Berjamaah
Muhajirin
Selasa, 14 Maret 2023 - 09:00 WIB
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Pekerja proyek yang selalu terlambat salat berjamaah karena faktor jarak dan kondisi tempat kerja yang terbatas sekarang tidak perlu khawatir lagi. Prof Yahya Zainul Ma’arif (Buya Yahya) memberikan solusi untuk pekerja proyek yang ingin menjalankan shalat berjamaah tepat waktu.
“Anda boleh salat enggak perlu Anda berjalan tiga setengah kilo dan tidak harus Anda meng-qada,” ujar Buya Yahya dalam salah satu tausiahnya yang disiarkan Al Bahjah TV, dikutip Senin (13/3/2023).
Buya Yahya mengatakan, baju yang kotor tidak najis, sehingga pekerja proyek yang sering berkeringat dan berdebu saat bekerja bisa langsung salat dengan baju yang dikenakan. Dia juga memberikan solusi untuk menyediakan baju khusus untuk shalat yang bisa disimpan di tempat kerja. Baju tersebut cukup yang menutup pusar dan lutut.
Baca Juga:Hikmah Larangan Mencabut Rumput di Atas Makam
“Jadi, Anda bisa salat dengan baju Anda dan tidak harus pulang ke rumah. Lakukan salat di manapun tempat yang halal dan diizinkan, misalnya tempat kerja Anda di atas lumpur sekalipun,” ujar Buya Yahya.
Buya Yahya juga memberikan tips berwudu dengan hanya segelas air yang diminum. Dengan begitu, pekerja proyek tidak perlu khawatir kehabisan air untuk berwudu. Bahkan, jika air sangat terbatas, segenggam air sudah cukup untuk berwudhu.
Tak hanya itu, dia juga memberikan tips tentang tempat salat yang bisa dijadikan pilihan jika tempat kerja terbatas. Contoh, pekerja proyek bisa salat di atas lumpur atau tanah yang halal. Namun, pekerja proyek juga harus memperhatikan lingkungan sekitarnya agar tidak mengganggu orang lain.
“Anda boleh salat enggak perlu Anda berjalan tiga setengah kilo dan tidak harus Anda meng-qada,” ujar Buya Yahya dalam salah satu tausiahnya yang disiarkan Al Bahjah TV, dikutip Senin (13/3/2023).
Buya Yahya mengatakan, baju yang kotor tidak najis, sehingga pekerja proyek yang sering berkeringat dan berdebu saat bekerja bisa langsung salat dengan baju yang dikenakan. Dia juga memberikan solusi untuk menyediakan baju khusus untuk shalat yang bisa disimpan di tempat kerja. Baju tersebut cukup yang menutup pusar dan lutut.
Baca Juga:Hikmah Larangan Mencabut Rumput di Atas Makam
“Jadi, Anda bisa salat dengan baju Anda dan tidak harus pulang ke rumah. Lakukan salat di manapun tempat yang halal dan diizinkan, misalnya tempat kerja Anda di atas lumpur sekalipun,” ujar Buya Yahya.
Buya Yahya juga memberikan tips berwudu dengan hanya segelas air yang diminum. Dengan begitu, pekerja proyek tidak perlu khawatir kehabisan air untuk berwudu. Bahkan, jika air sangat terbatas, segenggam air sudah cukup untuk berwudhu.
Tak hanya itu, dia juga memberikan tips tentang tempat salat yang bisa dijadikan pilihan jika tempat kerja terbatas. Contoh, pekerja proyek bisa salat di atas lumpur atau tanah yang halal. Namun, pekerja proyek juga harus memperhatikan lingkungan sekitarnya agar tidak mengganggu orang lain.