LANGIT7.ID, Jakarta - Tradisi ziarah kubur di Indonesia menjelang Ramdhan sudah ada sejak lama. Namun, Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Prof.
Yahya Zainul Ma’arif (Buya Yahya) mengingatkan, agar tidak mencabut rumput-rumput yang tumbuh di atas kuburan.
"Rumput-rumput pun makruh jika kita cabuti di atas kuburan, biarkan saja jangan terlalu bersih. Dia (rumput) akan bertasbih," kata Buya Yahya saat menyampaikan tausiah, dikutip Sabtu (11/3/2023).
Baca Juga: Sunnah Menabur Bunga di Atas Makam dan Makruh Menyapunya hingga KeringMerujuk Surah Al-Isra’ ayat 44, Alam semesta bertasbih kepada Allah SWT dengan caranya masing-masing. Termasuk
rumput yang ada di atas kuburan.
تُسَبِّحُ لَهُ السَّمٰوٰتُ السَّبْعُ وَالْاَرْضُ وَمَنْ فِيْهِنَّۗ وَاِنْ مِّنْ شَيْءٍ اِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهٖ وَلٰكِنْ لَّا تَفْقَهُوْنَ تَسْبِيْحَهُمْۗ اِنَّهٗ كَانَ حَلِيْمًا غَفُوْرًا"Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tidak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu tidak mengerti tasbih mereka. Sungguh, Dia Maha Penyantun, Maha Pengampun." (QS Al-Isra': 44)
Buya Yahya juga mengingatkan umat Islam yang hendak
ziarah kubur agar tidak menabur bunga secara berlebihan. Bunga yang ditabur pun dianjurkan masih basah dan secukupnya saja.
"Niatnya adalah semoga selagi ini bunga masih basah meringankan siksa kubur. Yang repot, enggak pernah doa, tapi titip nyekar," ucap Buya Yahya.
Baca Juga: Tata Cara dan Bacaan Ziarah Kubur Jelang Ramadhan dan Idul FitriMenurut Buya Yahya, kegiatan menabur bunga memang tidak ada pada zaman Rasulullah SAW. Namun, ada satu riwayat yang bisa menjadi landasan mengenai hukum menabur bunga di atas kuburan.
"Ada Nabi melewati dua kubur yang disiksa, nabi lantas menancapkan pelepah kurma yang sudah dibagi dua untuk masing-masing kuburan itu. nabi mengatakan, ‘Semoga Allah akan meringankan siksa kepada dua mayat yang dikubur selagi ia (pelapah kurma) belum kering," ujar Buya Yahya.
Selain itu, Buya Yahya menyampaikan sebuah riwayat terkait seorang sahabat yang berwasiat agar ditancapkan pelepah kurma di atas kuburnya saat meninggal dunia.
Para ulama memang membolehkan menaruh pelepah kurma pada kuburan, karena semua yang ada di bumi bertasbih. Tasbih itu lah yang membuat mayat tenang di alam kubur.
"Kalau aku mati tolong ambilkan pelepah kurma dan tancapkan, agar Allah meringankan siksa," tutur Buya Yahya menirukan wasiat sahabat nabi.
Baca Juga: Hukum Ziarah Kubur di Hari Jumat, Ustadz: Semua Hari Boleh(gar)