LANGIT7.ID-, Jakarta - - Memiliki
anak yang saleh dan salehah tentu menjadi dambaan setiap orang tua Muslim. Namun, proses untuk membentuk karakter tersebut tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan
pendidikan yang dimulai sejak usia dini dalam keluarga.
Pendakwah
KH Yahya Zainul Ma’arif atau yang akrab disapa
Buya Yahya menegaskan bahwa pendidikan anak tidak bisa dilakukan ketika mereka sudah beranjak dewasa. Menurutnya,
pembentukan karakter harus dimulai sejak masa kecil melalui pembiasaan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: 3 Doa Mohon Diberikan Anak Saleh dan Salehah“Membentuk (kepribadian) anak bukan di saat sudah besar baru dididik, dari awal dulu, didik kebiasaan yang baik dari kecil,” ujar Buya Yahya dalam salah satu ceramahnya yang diunggah melalui kanal Al-Bahjah TV, dikutip Jumat(17/4/2026).
Buya Yahya menjelaskan, pendidikan sejak dini sangat mempengaruhi perkembangan karakter anak di masa depan. Dalam
perspektif Islam, anak-anak perlu diperkenalkan dengan nilai-nilai agama sejak awal agar tumbuh dalam lingkungan yang membentuk akhlak mulia.
Ia juga menilai, upaya mendidik anak pada
usia remaja sering kali kurang efektif. Hal ini disebabkan karakter dasar anak telah terbentuk sejak masa kecil, sehingga perubahan perilaku akan lebih sulit dilakukan. Bahkan, dalam beberapa kasus, anak dapat menunjukkan sikap penolakan terhadap nasihat orang tua.
Baca juga: Kumpulan Doa Orang Tua untuk Anak, Langitkan di Bulan Ramadhan“Makanya kita tidak melarang kalau membawa anak-anak kecil datang ke majelis, biar dia punya kenangan indah di majelis. Bukan ketika umur 18 atau sudah kuliah, anak akan merasa lebih pintar dari orang tuanya,” ungkapnya.
Buya Yahya juga menekankan pentingnya keteladanan orang tua sejak anak belum mampu berbicara. Menurutnya, anak perlu diperkenalkan pada lingkungan yang baik serta dicontohkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Islam sejak usia paling awal.
“Mendidik anak di saat mereka belum bisa bertutur kata pun hendaknya kita beri contoh yang baik, kita kenalkan kepada sesuatu yang mulia,” pungkasnya.
(est)