LANGIT7.ID, Jakarta - Pada bulan Sya'ban menjelang
Ramadhan dan setelah salat Idul Fitri umat Islam biasanya melakukan ziarah kubur ke makam orang tua dan kerabat lainnya. Tata cara dan bacaan ziarah kubur menjadi penting bagi umat Islam sebagai upaya menghormati dan mengenang orang-orang tercinta yang telah meninggal dunia.
Ziarah menurut bahasa berarti menengok dan singkatnya ziarah kubur artinya menengok kubur. Menurut syariat Islam, ziarah kubur dilakukan dalam rangka mendoakan ahli kubur.
Tata cara dan bacaan saat ziarah kubur pada umumnya adalah membaca doa dan memohon ampunan untuk ahlul kubur, kemudian mengirim pahala untuknya atas bacaan ayat-ayat Al Quran serta kalimah-kalimah thayyibah. Bacaan ziarah kubur bisa juga dalam bentuk dzikir seperti tahlil, tahmid, tasbih, shalawat.
Baca Juga: Arab Saudi Keluarkan Imbauan Ramadhan, Atur Qunut Tarawih dan Buka PuasaMengutip buku Panduan Ziarah Kubur yang ditulis Sutejo Ibnu Pakar, ziarah kubur hukumnya sunah. Kesunahan ziarah kubur sebagaimana hadis riwayat Ahmad, Muslim dan Ashabus Sunan dari Abdullah bin Buraidah yang diterima dari bapaknya bahwa Nabi Saw bersabda:
“Dahulu saya melarang menziarahi kubur, adapun sekarang berziarah ke sana, karena yang demikian itu akan mengingatkanmu akan hari akhirat.”
Tata cara ziarah kubur harus memperhatikan adab-adab berziarah. Adab pertama saat memasuki kubur atau berada di makam yang dituju adalah mengucapkan salam.
Baca Juga: Ramadhan Jadi Bulan Olimpiade Para Ahli TakwaBacaan salam saat ziarah kubur:
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ
ASSALAMU ’ALAIKUM AHLAD-DIYAAR MINAL MU’MINIIN WAL MUSLIM, WA INNA INSYAA ALLOOHU BIKUM LA-LAAHIQUUN, WA AS-ALULLOOHA LANAA WALAKUMUL ‘AAFIYAH.
Artinya: Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian.
Baca Juga: Mengenal Tradisi Ruwahan Masyarakat Jawa pada Bulan SyabanBacaan ziarah kubur berikutnya bisa membaca:
1. Surat Al-Qadar (7 kali),
2. Surat Al-Fatihah (3 kali)
3. Surat Al-Falaq (3 kali)
4. Surat An-Nas (3 kali)
5. Surat Al-Ikhlas
6. Ayat Kursi (3 kali).
(jqf)