Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 31 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Tata Cara dan Bacaan Ziarah Kubur Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

fajar adhitya Kamis, 09 Maret 2023 - 18:20 WIB
Tata Cara dan Bacaan Ziarah Kubur Jelang Ramadhan dan Idul Fitri
Ilustrasi ziarah kubur (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pada bulan Sya'ban menjelang Ramadhan dan setelah salat Idul Fitri umat Islam biasanya melakukan ziarah kubur ke makam orang tua dan kerabat lainnya. Tata cara dan bacaan ziarah kubur menjadi penting bagi umat Islam sebagai upaya menghormati dan mengenang orang-orang tercinta yang telah meninggal dunia.

Ziarah menurut bahasa berarti menengok dan singkatnya ziarah kubur artinya menengok kubur. Menurut syariat Islam, ziarah kubur dilakukan dalam rangka mendoakan ahli kubur.

Tata cara dan bacaan saat ziarah kubur pada umumnya adalah membaca doa dan memohon ampunan untuk ahlul kubur, kemudian mengirim pahala untuknya atas bacaan ayat-ayat Al Quran serta kalimah-kalimah thayyibah. Bacaan ziarah kubur bisa juga dalam bentuk dzikir seperti tahlil, tahmid, tasbih, shalawat.

Baca Juga: Arab Saudi Keluarkan Imbauan Ramadhan, Atur Qunut Tarawih dan Buka Puasa

Mengutip buku Panduan Ziarah Kubur yang ditulis Sutejo Ibnu Pakar, ziarah kubur hukumnya sunah. Kesunahan ziarah kubur sebagaimana hadis riwayat Ahmad, Muslim dan Ashabus Sunan dari Abdullah bin Buraidah yang diterima dari bapaknya bahwa Nabi Saw bersabda:

“Dahulu saya melarang menziarahi kubur, adapun sekarang berziarah ke sana, karena yang demikian itu akan mengingatkanmu akan hari akhirat.”

Tata cara ziarah kubur harus memperhatikan adab-adab berziarah. Adab pertama saat memasuki kubur atau berada di makam yang dituju adalah mengucapkan salam.

Baca Juga: Ramadhan Jadi Bulan Olimpiade Para Ahli Takwa

Bacaan salam saat ziarah kubur:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ

ASSALAMU ’ALAIKUM AHLAD-DIYAAR MINAL MU’MINIIN WAL MUSLIM, WA INNA INSYAA ALLOOHU BIKUM LA-LAAHIQUUN, WA AS-ALULLOOHA LANAA WALAKUMUL ‘AAFIYAH.

Artinya: Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian.

Baca Juga: Mengenal Tradisi Ruwahan Masyarakat Jawa pada Bulan Syaban

Bacaan ziarah kubur berikutnya bisa membaca:
1. Surat Al-Qadar (7 kali),
2. Surat Al-Fatihah (3 kali)
3. Surat Al-Falaq (3 kali)
4. Surat An-Nas (3 kali)
5. Surat Al-Ikhlas
6. Ayat Kursi (3 kali).

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 31 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)