SVB Bangkrut, Jokowi Ingatkan Semua Pihak agar Waspada
Muhajirin
Rabu, 15 Maret 2023 - 21:40 WIB
Presiden Indonesia, Joko Widodo (Foto: Istimewa)
Bank yang mendanai banyak startup raksasa di Sillicon Valley, Amerika Serikat yakni Sillicon Valley Bank bangkrut pekan lalu. Menanggapi hal itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan semua pihak untuk berhati-hati dengan kegentingan ekonomi global setelah kebangkrutan Silicon Valley Bank (SVB) di Amerika Serikat, yang kemudian disusul ditutupnya Signature Bank.
"Kita semua tahu baru sehari dua hari lalu hal-hal yang tidak terduga muncul. Ada kebangkrutan bank di Amerika, Silicon Valley Bank, semua ngeri begitu ada satu bank yang bangkrut, dua hari muncul lagi bank berikutnya yang kolaps Signature Bank," kata Jokowi dalam Pembukaan Business Matching Produk Dalam Negeri di Jakarta, Rabu (15/3/2023).
Jokowi mengatakan bahwa kebangkrutan bank yang banyak mendanai perusahaan rintisan itu kemudian menjadi perhatian negara-negara dunia. Kebangkrutan bank tersebut, kata eks walikota Surakarta itu, menimbulkan kengerian di pasar keuangan dunia.
Baca Juga:Kunjungan ke Pasar: Jokowi Beli Baju Koko, Prabowo Nawar Peci
"Semua negara sekarang menunggu efek domino akan ke mana," kata dia.
Oleh karena itu, Jokowi menekankan, Indonesia harus tetap berhati-hati, termasuk dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tidak tergantung dengan produk dan pihak asing.
"Kita semua tahu baru sehari dua hari lalu hal-hal yang tidak terduga muncul. Ada kebangkrutan bank di Amerika, Silicon Valley Bank, semua ngeri begitu ada satu bank yang bangkrut, dua hari muncul lagi bank berikutnya yang kolaps Signature Bank," kata Jokowi dalam Pembukaan Business Matching Produk Dalam Negeri di Jakarta, Rabu (15/3/2023).
Jokowi mengatakan bahwa kebangkrutan bank yang banyak mendanai perusahaan rintisan itu kemudian menjadi perhatian negara-negara dunia. Kebangkrutan bank tersebut, kata eks walikota Surakarta itu, menimbulkan kengerian di pasar keuangan dunia.
Baca Juga:Kunjungan ke Pasar: Jokowi Beli Baju Koko, Prabowo Nawar Peci
"Semua negara sekarang menunggu efek domino akan ke mana," kata dia.
Oleh karena itu, Jokowi menekankan, Indonesia harus tetap berhati-hati, termasuk dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tidak tergantung dengan produk dan pihak asing.