Deretan Bisnis Jusuf Kalla, Otomotif Hingga Energi
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 27 Agustus 2021 - 16:05 WIB
Ilustrasi bisnis otomotif Jusuf Kalla. Foto: Langit7/Istock
Sosok Muhammad Jusuf Kalla, atau yang biasa disapa JK, dikenal publik sebagai wakil presiden (Wapres) Indonesia. JK dua kali menjabat sebagai wakil presiden.
Wapres ke-10 saat era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono periode 2004-2009 dan Wapres ke-12 Joko Widodo periode 2014-2019.
JK dikenal sebagai sosok wapres yang tidak neko-neko. Namun, memiliki peranan penting dan memiliki kharisma seorang wakil pemimpin negara yang cekatan dalam tugasnya.
JK merupakan figur yang sukses dalam berbisnis. Tak mengherankan, pria yang dikenal memiliki kumis tipis ini memiliki pundi-pundi harta yang terbilang fantastis. Saat masih menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia ke-12, periode 2014-2019, JK terbilang rajin melaporkan harta kekayaannya kepada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Dari laman resmi LHKPN, JK terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 31 Desember 2018 silam, dengan total mencapai Rp900 miliar lebih. Setelah lepas masa tugasnya menjadi wapres, JK juga tetap aktif memimpin berbagai bisnisnya yang bergerak di banyak sektor dan terbilang menggurita.
Beberapa bisnisnya itu tergabung ke dalam kelompok perusahaan yang bernama Kalla Group. Di mana kelompok perusahaan ini menjadi yang terbesar di kawasan timur Indonesia dengan kendali usaha yang berpusat di Makassar, Sulawesi Selatan. Hingga akhir 2020 lalu, Kalla Group diketahui terlibat dalam beberapa bidang usaha dengan 24 sub unit bisnis.
Baca juga:Tas Rajut Asal Yogyakarta yang Mendunia, Tetap Berbagi Saat Pandemi
Wapres ke-10 saat era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono periode 2004-2009 dan Wapres ke-12 Joko Widodo periode 2014-2019.
JK dikenal sebagai sosok wapres yang tidak neko-neko. Namun, memiliki peranan penting dan memiliki kharisma seorang wakil pemimpin negara yang cekatan dalam tugasnya.
JK merupakan figur yang sukses dalam berbisnis. Tak mengherankan, pria yang dikenal memiliki kumis tipis ini memiliki pundi-pundi harta yang terbilang fantastis. Saat masih menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia ke-12, periode 2014-2019, JK terbilang rajin melaporkan harta kekayaannya kepada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Dari laman resmi LHKPN, JK terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 31 Desember 2018 silam, dengan total mencapai Rp900 miliar lebih. Setelah lepas masa tugasnya menjadi wapres, JK juga tetap aktif memimpin berbagai bisnisnya yang bergerak di banyak sektor dan terbilang menggurita.
Beberapa bisnisnya itu tergabung ke dalam kelompok perusahaan yang bernama Kalla Group. Di mana kelompok perusahaan ini menjadi yang terbesar di kawasan timur Indonesia dengan kendali usaha yang berpusat di Makassar, Sulawesi Selatan. Hingga akhir 2020 lalu, Kalla Group diketahui terlibat dalam beberapa bidang usaha dengan 24 sub unit bisnis.
Baca juga:Tas Rajut Asal Yogyakarta yang Mendunia, Tetap Berbagi Saat Pandemi