Berkat SPLU PLN, Pembuatan Kapal Nelayan di Majene Lebih Cepat dan Efisien
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 27 Agustus 2021 - 17:15 WIB
Tukang pembuat kapal nelayan di Majene, Sulawesi Barat. Foto: Humas PLN
PLN menghadirkan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) untuk mendukung UMKM mempercepat proses pembuatan kapal nelayan di Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat. Kehadiran SPLU diharapkan bisa meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat dan UMKM.
Firman, pemilik usaha pembuatan kapal Kube Olang Mesa, menceritakan sebelum adanya SPLU, dalam proses pembuatan kapal nelayan biasanya membutuhkan waktu hingga 3 bulan. Menurutnya, dari sisi produksi kapal membutuhkan tenaga 8 orang, dengan waktu produksi hingga 3 bulan.
"Setelah menggunakan SPLU tenaga yg bekerja bertambah jadi 20 orang, karena memproduksi 3 kapal. Waktunya pengerjaannya juga lebih singkat, menjadi 1,5 bulan saja," ungkap Firman.
Baca juga:Kembangkan Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan, Dirut PLN Raih Lifetime Achievement
Adapun satu kapal dijual seharga Rp 50 juta, sehingga dengan kecepatan yang bertambah, total kapal yang diproduksi juga meningkat.
Setelah merasakan manfaat hadirnya SPLU, Firman berharap keberadaan SPLU juga dikembangkan di kecamatan lainnya, agar bisa membantu mempercepat pengerjaan kapal serta meningkatkan pendapatan masyarakat.
Kabupaten Majene merupakan satu dari 6 kabupaten dalam wilayah Provinsi Sulawesi Barat yang terletak di pesisir Pantai Barat Propinsi Sulawesi Barat memanjang dari Selatan ke Utara. Salah satu potensi ekonomi daerah ialah sentra pembuatan perahu.
Firman, pemilik usaha pembuatan kapal Kube Olang Mesa, menceritakan sebelum adanya SPLU, dalam proses pembuatan kapal nelayan biasanya membutuhkan waktu hingga 3 bulan. Menurutnya, dari sisi produksi kapal membutuhkan tenaga 8 orang, dengan waktu produksi hingga 3 bulan.
"Setelah menggunakan SPLU tenaga yg bekerja bertambah jadi 20 orang, karena memproduksi 3 kapal. Waktunya pengerjaannya juga lebih singkat, menjadi 1,5 bulan saja," ungkap Firman.
Baca juga:Kembangkan Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan, Dirut PLN Raih Lifetime Achievement
Adapun satu kapal dijual seharga Rp 50 juta, sehingga dengan kecepatan yang bertambah, total kapal yang diproduksi juga meningkat.
Setelah merasakan manfaat hadirnya SPLU, Firman berharap keberadaan SPLU juga dikembangkan di kecamatan lainnya, agar bisa membantu mempercepat pengerjaan kapal serta meningkatkan pendapatan masyarakat.
Kabupaten Majene merupakan satu dari 6 kabupaten dalam wilayah Provinsi Sulawesi Barat yang terletak di pesisir Pantai Barat Propinsi Sulawesi Barat memanjang dari Selatan ke Utara. Salah satu potensi ekonomi daerah ialah sentra pembuatan perahu.