Bukan Sekadar Ritual, Inilah Inti Ibadah Sesungguhnya
Muhajirin
Jum'at, 07 April 2023 - 13:37 WIB
Pengasuh Ponpes Cadangpinggan, Buya Syakur Yasin.
Pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Cadangpinggan, Buya Syakur Yasin, menegaskan pentingnya memahami konsep ibadah sebelum menunaikan ibadah kepada Allah Ta’ala.
“Coba kita bangun dulu persepsi pemahaman tentang ibadah itu seperti apa, secara utuh, jangan ada kegamangan di tengah-tengah sebelum kita masuk (ibadah),” ujar Buya Syakur saat menyampaikan tausiah Ramadhan secara daring, Kamis malam (6/4/2023).
Menurut Buya Syakur, banyak orang salah dalam memahami pengertian ibadah. Ibadah bukan hanya sekadar ritual, namun juga termasuk dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Ibadah merupakan bentuk pengabdian, yang mencakup semua gerak, ucapan, pikiran, perasaan, bahkan keringat seorang hamba.
“Kalau dia mengabdi pada negara, namanya Abdi Negara, kalau mengabdi kepada uang namanya Abdi uang, kalau mengabdi kepada Allah, namanya ibadah. Semua gerak kita, ucapan kita, pikiran kita, perasaan kita, keringat kita, semuanya ditujukan untuk siapa? Untuk Allah” jelas Buya Syakur.
Baca juga:Kesiangan tidak Sahur, Apakah Puasa tetap Sah?
Maka itu, penting mengenal Allah Ta’ala sebelum beribadah. Mengenal Allah tidak hanya ditunjukkan dengan cara beribadah saja. Akan tetapi, pengenalan itu dengan diimplementasikan dalam perilaku kita sehari-hari.
“Walaupun sederhana, ciri dari yang sudah mengenal Allah tidak hanya ditunjukkan dengan cara orang beribadah saja, tapi bagaimana dia bisa implementasikan dalam perilaku,” ucap Buya Syakur.
“Coba kita bangun dulu persepsi pemahaman tentang ibadah itu seperti apa, secara utuh, jangan ada kegamangan di tengah-tengah sebelum kita masuk (ibadah),” ujar Buya Syakur saat menyampaikan tausiah Ramadhan secara daring, Kamis malam (6/4/2023).
Menurut Buya Syakur, banyak orang salah dalam memahami pengertian ibadah. Ibadah bukan hanya sekadar ritual, namun juga termasuk dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Ibadah merupakan bentuk pengabdian, yang mencakup semua gerak, ucapan, pikiran, perasaan, bahkan keringat seorang hamba.
“Kalau dia mengabdi pada negara, namanya Abdi Negara, kalau mengabdi kepada uang namanya Abdi uang, kalau mengabdi kepada Allah, namanya ibadah. Semua gerak kita, ucapan kita, pikiran kita, perasaan kita, keringat kita, semuanya ditujukan untuk siapa? Untuk Allah” jelas Buya Syakur.
Baca juga:Kesiangan tidak Sahur, Apakah Puasa tetap Sah?
Maka itu, penting mengenal Allah Ta’ala sebelum beribadah. Mengenal Allah tidak hanya ditunjukkan dengan cara beribadah saja. Akan tetapi, pengenalan itu dengan diimplementasikan dalam perilaku kita sehari-hari.
“Walaupun sederhana, ciri dari yang sudah mengenal Allah tidak hanya ditunjukkan dengan cara orang beribadah saja, tapi bagaimana dia bisa implementasikan dalam perilaku,” ucap Buya Syakur.