Berdayakan Ekonomi Umat, Dompet Dhuafa Bangun 60 Kawasan Masyarakat Berdaya
Muhajirin
Selasa, 18 April 2023 - 15:29 WIB
Direktur Program Dompet Dhuafa,, Bambang.Foto/ist
Dompet Dhuafa membangun 60 kawasan masyarakat berdaya (Madaya) untuk memberdayakan ekonomi masyarakat. Program ini upaya Dompet Dhuafa dalam menyalurkan dana masyarakat dengan lebih efektif melalui cara pemberdayaan.
Saat ini, pemberdayaan ditingkatkan dan dimaksimalkan agar bisa menjangkau lebih luas, yaitu dalam bentuk sebuah Kawasan Madaya. Kawasan Madaya dikembangkan sebagai program multi tematik meliputi 5 pilar, yaitu ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, dan dakwah.
Khusus pada pemberdayaan ekonomi, kawasan yang diberdayakan adalah kawasan yang memamg memilii syarat-syarat yang bisa dikembangkan dan bisa berkelanjutan.
“Pada pemberdayaan ini yang Dompet Dhuafa tekankan adalah bagaimana nilai tambah dari sektor riil itu bisa konkret dna memberika dampak pada masyarakat," terang Rahmad, pengurus Dompet Dhuafa, dalam keterangan pers kepada Langit7.id, Selasa (18/4/2024).
Kawasan Madaya Dompet Dhuafa melakukan pendekatan intensifikasi program pemberdayaan masyarakat berbasis kawasan yang telah ditetapkan perimeternya, baik berbasis geografi ekologis maupun administratif pemerintahan. Kawasan ini nantinya juga akan menjadi kawasan tanggap bencana dan model bagi pengelolaan berbasis kesadaran lingkungan dan adaptasi perubahan iklim.
Implementasinya, program ini menggunakan metode pendekatan filantropreneurship, yaitu program degan 3 tahanpan: Pedampingan mustahik, penguatan kelembagaan kemitraan, dan aliansi nasional sosial enterprise.
Baca juga:Meriahkan Ramadhan, Dompet Dhuafa Grebek Kampung di Sawangan Depok
Saat ini, pemberdayaan ditingkatkan dan dimaksimalkan agar bisa menjangkau lebih luas, yaitu dalam bentuk sebuah Kawasan Madaya. Kawasan Madaya dikembangkan sebagai program multi tematik meliputi 5 pilar, yaitu ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, dan dakwah.
Khusus pada pemberdayaan ekonomi, kawasan yang diberdayakan adalah kawasan yang memamg memilii syarat-syarat yang bisa dikembangkan dan bisa berkelanjutan.
“Pada pemberdayaan ini yang Dompet Dhuafa tekankan adalah bagaimana nilai tambah dari sektor riil itu bisa konkret dna memberika dampak pada masyarakat," terang Rahmad, pengurus Dompet Dhuafa, dalam keterangan pers kepada Langit7.id, Selasa (18/4/2024).
Kawasan Madaya Dompet Dhuafa melakukan pendekatan intensifikasi program pemberdayaan masyarakat berbasis kawasan yang telah ditetapkan perimeternya, baik berbasis geografi ekologis maupun administratif pemerintahan. Kawasan ini nantinya juga akan menjadi kawasan tanggap bencana dan model bagi pengelolaan berbasis kesadaran lingkungan dan adaptasi perubahan iklim.
Implementasinya, program ini menggunakan metode pendekatan filantropreneurship, yaitu program degan 3 tahanpan: Pedampingan mustahik, penguatan kelembagaan kemitraan, dan aliansi nasional sosial enterprise.
Baca juga:Meriahkan Ramadhan, Dompet Dhuafa Grebek Kampung di Sawangan Depok