Habib Muhammad Ingin Santri Juga Jadi Doktor dan Dokter
Muhajirin
Rabu, 17 Mei 2023 - 20:45 WIB
Habib Muhammad.
Pendakwah asal Solo, Jawa Tengah, Habib Muhammad bin Husein Al-Habsyi, mengatakan, seorang santri yang sudah lulus dari pondok pesantren tak melulu harus jadi kiai ataupun pendakwah.
Menurut dia, para santri bisa meniti karir di bidang profesional, seperti menjadi dokter ataupun doktor. Profesionalisme di suatu bidang membuat dakwah lebih mudah diterima di tengah masyarakat luas.
Dengan begitu, seorang santri bisa menjadi orang yang bermanfaat di tengah masyarakat. Dia menjelaskan, orang yang
Pendakwah asal Solo Jawa Tengah ini pun menjelaskan bahwa menjadi orang yang bermanfaat itu ditandai dengan mempunya ilmu untuk menyelamatkan diri, untuk menyelamatkan keluarga, dan selanjutnya untuk menyelamatkan orang lain.
Baca juga:Menkominfo Johnny G Plate Ditahan, Diduga Korupsi BAKTI Kominfo Rp8,32 Triliun
Habib Muhammad bin Husein Al-Habsyi kemudian memberikan alasan mengapa seorang santri harus memiliki kriteria atau kapasitas tersebut. Terkadang, masyarakat lebih mau mendengarkan ucapan dari seorang dokter dibandingkan apa yang disampaikan oleh ustadz dan habib.
"Jadi, santri tidak harus jadi kiai, bisa juga menjadi dokter. Mohon maaf, dokter kalau memberikan ceramah itu bahkan lebih didengarkan ucapannya dibandingkan apa yang disampaikan ustadz ataupun habih. Kalau dokter, ada pasiennya sakit, kemudian dikasih tahu 'shalat ya, nanti kamu bakalan sembuh'. Beda kalau datang ke selain dokter, pasti bakalan dibantah," kata Habib Muhammad dalam tayangan Halal Bihalal dan Haul ke-29 KH Muhammad Bin Abu Amar, dikutip Rabu (17/5/2023).
Menurut dia, para santri bisa meniti karir di bidang profesional, seperti menjadi dokter ataupun doktor. Profesionalisme di suatu bidang membuat dakwah lebih mudah diterima di tengah masyarakat luas.
Dengan begitu, seorang santri bisa menjadi orang yang bermanfaat di tengah masyarakat. Dia menjelaskan, orang yang
Pendakwah asal Solo Jawa Tengah ini pun menjelaskan bahwa menjadi orang yang bermanfaat itu ditandai dengan mempunya ilmu untuk menyelamatkan diri, untuk menyelamatkan keluarga, dan selanjutnya untuk menyelamatkan orang lain.
Baca juga:Menkominfo Johnny G Plate Ditahan, Diduga Korupsi BAKTI Kominfo Rp8,32 Triliun
Habib Muhammad bin Husein Al-Habsyi kemudian memberikan alasan mengapa seorang santri harus memiliki kriteria atau kapasitas tersebut. Terkadang, masyarakat lebih mau mendengarkan ucapan dari seorang dokter dibandingkan apa yang disampaikan oleh ustadz dan habib.
"Jadi, santri tidak harus jadi kiai, bisa juga menjadi dokter. Mohon maaf, dokter kalau memberikan ceramah itu bahkan lebih didengarkan ucapannya dibandingkan apa yang disampaikan ustadz ataupun habih. Kalau dokter, ada pasiennya sakit, kemudian dikasih tahu 'shalat ya, nanti kamu bakalan sembuh'. Beda kalau datang ke selain dokter, pasti bakalan dibantah," kata Habib Muhammad dalam tayangan Halal Bihalal dan Haul ke-29 KH Muhammad Bin Abu Amar, dikutip Rabu (17/5/2023).