Haedar Nashir: Indonesia Harus Kejar Ketertinggalan dan Bangun Kemajuan
Muhajirin
Jum'at, 16 Juni 2023 - 09:36 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menilai Indonesia masih butuh kerja keras untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara besar
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menilai Indonesia masih butuh kerja keras untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara besar yang maju saat ini.
Salah satu bentuk kerja keras itu adalah mengakselerasi pendidikan untuk kemajuan peradaban bangsa. Menurut dia, pendidikan merupakan salah satu pilar utama penyokong kemajuan peradaban bangsa.
"Melihat berbagai kemajuan yang dicapai oleh negara-negara besar di dunia sekarang, Indonesia masih butuh kerja keras mengejar ketertinggalan tersebut," kata Haedar dalam agenda Milad ke-44 dan Wisuda ke-74 Universitas Muhammadiyah Palembang, Kamis (15/6/2023).
Baca juga:Usulan Indonesia Diterima Jadi Rekomendasi Konferensi IPU Mengenai Dialog Antar Iman
Haedar menyontohkan sejarah kemajuan Jepang yang sempat kalah pada perang dunia II. Jepang hanya membutuhkan waktu tidak sampai 50 tahun untuk membangun kembali bangsa dan negaranya.
"Kunci dari kemajuan Jepang adalah mengadopsi ilmu pengetahuan dan teknologi, yang dipadukan dengan budaya tradisi mereka," ujar Haedar.
Dalam sejarah peradaban-peradaban besar dunia, pendudikan atau ilmu menjadi ciri yang menonjol dari sebuah peradaban. Haedar menyontohkan Yunani, Mesopotamia, Islam abad kemajuan, India, dan Cina.
Salah satu bentuk kerja keras itu adalah mengakselerasi pendidikan untuk kemajuan peradaban bangsa. Menurut dia, pendidikan merupakan salah satu pilar utama penyokong kemajuan peradaban bangsa.
"Melihat berbagai kemajuan yang dicapai oleh negara-negara besar di dunia sekarang, Indonesia masih butuh kerja keras mengejar ketertinggalan tersebut," kata Haedar dalam agenda Milad ke-44 dan Wisuda ke-74 Universitas Muhammadiyah Palembang, Kamis (15/6/2023).
Baca juga:Usulan Indonesia Diterima Jadi Rekomendasi Konferensi IPU Mengenai Dialog Antar Iman
Haedar menyontohkan sejarah kemajuan Jepang yang sempat kalah pada perang dunia II. Jepang hanya membutuhkan waktu tidak sampai 50 tahun untuk membangun kembali bangsa dan negaranya.
"Kunci dari kemajuan Jepang adalah mengadopsi ilmu pengetahuan dan teknologi, yang dipadukan dengan budaya tradisi mereka," ujar Haedar.
Dalam sejarah peradaban-peradaban besar dunia, pendudikan atau ilmu menjadi ciri yang menonjol dari sebuah peradaban. Haedar menyontohkan Yunani, Mesopotamia, Islam abad kemajuan, India, dan Cina.