Kembangkan Bisnis Anak Muda, Hidayatullah Gelar Workshop Entreprenuer
Muhajirin
Kamis, 22 Juni 2023 - 04:00 WIB
Departemen Ekonomi DPW Hidayatullah DKI Jakarta menyelenggarakan Workshop Entrepreneur bertajuk Sukses Bisnis Sukses Berdakwah Bukan Ilusi
Departemen Ekonomi DPW Hidayatullah DKI Jakarta menyelenggarakan Workshop Entrepreneur bertajuk Sukses Bisnis Sukses Berdakwah “Bukan Ilusi”. Acara berlangsung di Aula Marhamah di bilangan Cipinang Cempedak, Jakarta Timur.
Wahyu Rahman mewakili DPP Hidayatullah membuka workshop tersebut, sekaligus memantik materi Arah Kebijakan Ekonomi Hidayatullah. Dalam sambutan itu, Ustadz dari Sulawesi ini menyinggung soal jiwa, mindset, sikap dan mental adalah bekal utama seorang pengusaha.
“Harus punya bekal itu, tangguh dia. Panjang waktu yang dibutuhkan untuk mencetak seorang entreprenuer. Apa yang dilakukan teman-teman di DPW DKI Jakarta ini sudah langkah maju, maka saya mengapresiasi,” ungkap Ketua Bidang Perekonomian DPP Hidayatullah ini di hadapan 30 peserta worskhop, Rabu (21/06/2023).
Baca juga:Hidayatullah Kembangkan Potensi Guru Ngaji Pesantren dan Rumah Qur'an
Wahyu mengatakan, kader yang sukses dalam berwirausaha dapat memberi kontribusi terhadap kegiatan dakwah. “Pintu masuk rekrutmen, wasilah dakwah, aktualisasi kader,”ujarnya. Dengan demikian, perlu bekal memahami metode pengelolaan bisnis, perlu pembinaan sekaligus pendampingan yang berkesinambungan.
Wahyu yang pernah bertugas 7 tahun di Aceh kemudian menukil ayat 32 dalam surah Al-A’raf yang secara eksplisit menyatakan, pada dasarnya semua kenikmatan dunia, perbendaharaan, perhiasan itu diperuntukkan bagi orang-orang beriman. “Kalau kata Ibnu Katsir, sesungguhnya orang-orang kafir itu ngikut atas rezeki yang diberikan kepada orang beriman,” tegasnya.
Karena itulah, penting bagi umat Islam mengembalikan semangat dan mentalitas itu, punya jiwa bisnis. Nabi dan Rasul, kata Wahyu, jauh sebelum dinobatkan sebagai utusan Allah lebih dulu berdagang.
Wahyu Rahman mewakili DPP Hidayatullah membuka workshop tersebut, sekaligus memantik materi Arah Kebijakan Ekonomi Hidayatullah. Dalam sambutan itu, Ustadz dari Sulawesi ini menyinggung soal jiwa, mindset, sikap dan mental adalah bekal utama seorang pengusaha.
“Harus punya bekal itu, tangguh dia. Panjang waktu yang dibutuhkan untuk mencetak seorang entreprenuer. Apa yang dilakukan teman-teman di DPW DKI Jakarta ini sudah langkah maju, maka saya mengapresiasi,” ungkap Ketua Bidang Perekonomian DPP Hidayatullah ini di hadapan 30 peserta worskhop, Rabu (21/06/2023).
Baca juga:Hidayatullah Kembangkan Potensi Guru Ngaji Pesantren dan Rumah Qur'an
Wahyu mengatakan, kader yang sukses dalam berwirausaha dapat memberi kontribusi terhadap kegiatan dakwah. “Pintu masuk rekrutmen, wasilah dakwah, aktualisasi kader,”ujarnya. Dengan demikian, perlu bekal memahami metode pengelolaan bisnis, perlu pembinaan sekaligus pendampingan yang berkesinambungan.
Wahyu yang pernah bertugas 7 tahun di Aceh kemudian menukil ayat 32 dalam surah Al-A’raf yang secara eksplisit menyatakan, pada dasarnya semua kenikmatan dunia, perbendaharaan, perhiasan itu diperuntukkan bagi orang-orang beriman. “Kalau kata Ibnu Katsir, sesungguhnya orang-orang kafir itu ngikut atas rezeki yang diberikan kepada orang beriman,” tegasnya.
Karena itulah, penting bagi umat Islam mengembalikan semangat dan mentalitas itu, punya jiwa bisnis. Nabi dan Rasul, kata Wahyu, jauh sebelum dinobatkan sebagai utusan Allah lebih dulu berdagang.