home masjid

Toleransi di Daerah Minoritas, Nonmuslim Bantu Potong Daging Kurban

Sabtu, 01 Juli 2023 - 15:00 WIB
Pemandangan toleransi di daerah muslim minoritas ketika pemotongan daging kurban.
Terdapat sekitar 53 KK di Desa Ngawu, Baturetno, Wonogiri, Jawa Tengah dan jumlah muslim hanya delapan keluarga. Distribusi daging kurban dilakukan di desa yang sekarang muslim jadi minoritas.

Pemandangan tidak biasa terjadi, sebab di tengah agenda kurban terdapat orang-orang berkalung Salib Rosario ikut membantu mencacah-cacah daging kurban. Pemandangan luar biasa sejuk, yang Islam paripurna ajarkan toleransi.

"Saya merasa bangga atas diselenggarakan Qurban di Dusun Ngawu ini. Bangga karena adanya kebersamaan dan tidak ada saling pilih, ketika mengadakan agenda yang guyub rukun seperti ini," kata Franciscus Riyanto, tokoh Katolik Dusun Ngawu.

Baca juga:Masjid Al Akbar Surabaya Olah Limbah Kurban Jadi Kompos

Hal yang lebih unik dalam agenda ini adalah local pride dalam packaging daging kurban. Daun jati digunakan untuk membungkus daging kurban, supaya mengurangi penggunaan plastik dengan memanfaatkan barang eco-friendly di sekitar dusun.

"Kita menyebutnya Eco-Qurban, selain ramah lingkungan ternyata daging yang dibungkus daun jati lebih tahan lama dibandingkan dengan bungkusan plastik," kata Izzul Muslimin, ketua Pemhida DIY - Jateng Bagsel.

Kurban Pedalaman ini sudah dijalankan di pelataran Masjid Ummul Mu'minin Aisyah Radhiallahu 'Anha selama tiga tahun terakhir. Setelah Qurban selesai dibagikan, warga Muslim Ngawu melaksanakan Shalat Jum'at pertama di Masjid tersebut.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
toleransi daging kurban nonmuslim
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya