10 Deretan Masjid Tertua di Indonesia, Salah Satunya di Makassar
Akbar Nurqadri
Kamis, 17 Maret 2022 - 08:05 WIB
Masjid Tua Katangka Al Hilal juga disebut-sebut sebagai tempat awal mula syiar Islam di Gowa. Foto: Istimewa
Islam sebagai agama yang mengajarkan akan kebaikan dan budi pekerti telah diterima masyarakat Nusantara sejak berabad-abad yang lalu. Hal tersebut dibuktikan dengan berdirinya peninggalan sejumlah masjid tua di Indonesia.
Banyak teori yang menerangkan seluk-beluk ajaran Islam masuk ke Indonesia. Sejumlah ulama, sejarawan dan beberapa sumber lain menggambarkan masuknya Islam ke Indonesia sejak awal-masa-masa awal hijriah atau sekitar 700 masehi.
Pada masa kekhalifahan Islam di Tanah Arab, banyak sahabat yang diutus menyebarkan ajaran Islam ke seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia lewat kegiatan perdagangan. Maka, tidak heran jika banyak ditemukan di beberapa wilayah Indonesia adanya kampung atau permukiman Arab. Bahkan, di pesisir barat Pantai Sumatera saat itu banyak sekali dijumpai permukimanArab tersebut.
Permukiman-permukiman Arab tersebut diyakini menjadi salah satu teori logis awal mula masuknya Islam di Indonesia. Seiring dengan memasarkan barang dagangan, budaya Arab dan Islam sebagai agama mulai menyebar di Tanah Air. Alhasil, satu demi satu masjid-masjid berdiri dan beberapa di antaranya bertahan hingga hari ini.
Disarikan dari beberapa sumber, masjid-masjid yang ada di Nusantara dibangun pada masa kerajaan sekitar abad ke-16. Berikut Langit7.id paparkan masjid-masjid tua yang berada di Indonesia yang masih berdiri:
1. Masjid Tua Katangka Al Hilal
Masjid Tua Al-Hilal dibangun pada masa Kerajaan Gowa, 1603 Masehi. Masjid tua tersebut berada di Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan (Sulsel). Masjid Tua Katangka tepatnya dibangun pada masa kepemimpinan Raja Gowa XIV, I Mangarangi Daeng Manrabbia. Dia diyakini sebagai pencetus berdirinya Masjid Tua Katangka Al Hilal saat menjadi raja Gowa pertama yang memeluk Islam dengan gelar Sultan Alauddin I.
Banyak teori yang menerangkan seluk-beluk ajaran Islam masuk ke Indonesia. Sejumlah ulama, sejarawan dan beberapa sumber lain menggambarkan masuknya Islam ke Indonesia sejak awal-masa-masa awal hijriah atau sekitar 700 masehi.
Pada masa kekhalifahan Islam di Tanah Arab, banyak sahabat yang diutus menyebarkan ajaran Islam ke seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia lewat kegiatan perdagangan. Maka, tidak heran jika banyak ditemukan di beberapa wilayah Indonesia adanya kampung atau permukiman Arab. Bahkan, di pesisir barat Pantai Sumatera saat itu banyak sekali dijumpai permukimanArab tersebut.
Permukiman-permukiman Arab tersebut diyakini menjadi salah satu teori logis awal mula masuknya Islam di Indonesia. Seiring dengan memasarkan barang dagangan, budaya Arab dan Islam sebagai agama mulai menyebar di Tanah Air. Alhasil, satu demi satu masjid-masjid berdiri dan beberapa di antaranya bertahan hingga hari ini.
Disarikan dari beberapa sumber, masjid-masjid yang ada di Nusantara dibangun pada masa kerajaan sekitar abad ke-16. Berikut Langit7.id paparkan masjid-masjid tua yang berada di Indonesia yang masih berdiri:
1. Masjid Tua Katangka Al Hilal
Masjid Tua Al-Hilal dibangun pada masa Kerajaan Gowa, 1603 Masehi. Masjid tua tersebut berada di Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan (Sulsel). Masjid Tua Katangka tepatnya dibangun pada masa kepemimpinan Raja Gowa XIV, I Mangarangi Daeng Manrabbia. Dia diyakini sebagai pencetus berdirinya Masjid Tua Katangka Al Hilal saat menjadi raja Gowa pertama yang memeluk Islam dengan gelar Sultan Alauddin I.