home global news

ASEAN IIDC Konsolidasikan Jaringan Pemimpin Agama di ASEAN

Rabu, 02 Agustus 2023 - 23:55 WIB
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mengatakan, gagasan dasar perhelatan form ASEAN Intercultural and Interreligious Dialogue Conference (ASEAN IIDC) untuk mengonsolidasikan jaringan para pemuka agama dan kepercayaan di kawasan ASEAN dan negara-negara jaringan.

“Kita ingin membangun jaringan untuk memproyeksikan jaringan ini menjadi satu jaringan terkonsolidasi dengan kuat,” ungkap Gus Yahya dalam konferensi pers ASEAN IIDC di gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/20232).

Gus Yahya menyatakan, perhelatan ASEAN IIDC juga berangkat dari pencarian basis kesamaan latar belakang di antara masyarakat di kawasan ASEAN. Dalam catatan sejarah, Gus Yahya menyatakan bahwa masyarakat di lingkungan ASEAN dan sekitarnya memiliki basis kebudayaan yang sama.

“Kami menemukan bahwa dalam sejarah, masyarakat di negara ASEAN dan sekitarnya dulu pernah punya basis kebudayaan yang sama, salah satunya terwujud kalau dalam lingkungan Nusantara adalah peradaban Sriwijaya yang pernah bertahan sampai 7 abad,” jabar Gus Yahya.

Baca juga:Gus Yahya Yakin R20 ASEAN Akan Berpengaruh di KTT ASEAN

Menariknya, sambung dia, model peradaban masa kerajaan Sriwijaya sejatinya memiliki nilai-nilai dasarnya juga tersebar di masyarakat ASEAN lainnya seperti Kamboja, Thailand, Semenanjung Melayu, bahkan India.

“Karena asal usul dari wawasan nilai yang diterima masyarakat Asean memang dari India. Ini yang kami coba, kami jadikan landasan strategi untuk konsolidasi jaringan di lingkungan Asean dan sekitarnya,” ucap Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang, Jawa Tengah itu.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ktt asean pemimpin agama gus yahya
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya