Gus Yahya menyoroti dampak perang global yang meluas hingga ekonomi dan energi, serta mengajak semua pihak mengutamakan perdamaian demi menghindari penderitaan dunia.
PBNU dan Temasek Foundation menjajaki kerja sama strategis di bidang pertanian, pesantren, dan iklim. Simak poin penting pertemuan Gus Yahya dan utusan Singapura.
Gus Yahya bersedia meminta maaf kepada Rais Aam dan menempuh jalur Rapat Pleno demi kelancaran Harlah 100 Tahun NU. Simak kabar terbaru pemulihan jabatan Ketua Umum PBNU di sini.
Ketua Umum PBNU Gus Yahya menegaskan pentingnya Program Makan Bergizi Gratis sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Dengan melibatkan petani dan peternak di sekitar pesantren, program ini menjadi strategi nyata dalam membangun ketahanan nasional serta memperkuat kualitas SDM Indonesia melalui kemandirian pangan.
PBNU resmi menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat Ketua Umum menggantikan Gus Yahya dalam Rapat Pleno tertutup di Jakarta, Selasa (9/12/2025). Keputusan bersejarah ini dikukuhkan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan menjadi tonggak penting menuju Muktamar 2026.
Syuriah PBNU resmi memberhentikan Gus Yahya dari jabatan Ketua Umum PBNU. Gus Imron menegaskan keputusan tersebut final dan menyebut segala kebijakan Gus Yahya tak lagi memiliki legitimasi. Simak penjelasan lengkap soal polemik SK, peran Gus Ipul, dan dinamika internal PBNU.
PBNU membentuk tim pencari fakta usai polemik kepemimpinan antara KH Yahya Cholil Staquf dan Rais Aam KH Miftachul Akhyar. Status Gus Yahya ditegaskan berakhir, sementara investigasi internal segera dilakukan untuk menjaga kejelasan organisasi.
PBNU melakukan rotasi besar jajaran pengurus, termasuk pergantian Sekjen dari Gus Ipul ke Amin Said Husni. Syuriyah PBNU juga menegaskan sahnya surat pemberhentian Gus Yahya di tengah polemik internal. Simak dinamika lengkapnya di sini.
Wasekjen PBNU Wahyu Nur Hidayat menjelaskan, Kiai Miftachul Akhyar memberi tahu staf Syuriyah PBNU, yang mengantarkan dirinya ke Bandara Halim Perdanakusuma, bahwa dirinya berada dalam satu pesawat dengan rombongan Gus Yahya.
PBNU resmi menyatakan berakhirnya masa jabatan Gus Yahya per 26 November 2025. Kepemimpinan kini diambil alih Rais Aam sambil menunggu rapat pleno untuk menentukan struktur baru. Keputusan ini diambil setelah evaluasi Syuriyah terkait kaderisasi dan tata kelola organisasi.
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Ahyar mencopot Charles Holland Taylor sebagai penasihat khusus Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya untuk urusan internasional.
Rapat Alim Ulama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menghasilkan kesepakatan bahwa tidak ada pemakzulan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.