Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home global news detail berita

PBNU Bentuk Tim Khusus untuk Telusuri Fakta di Balik Dinamika Internal, Rais Aam Tegaskan Status Gus Yahya Sudah Bukan Ketum

tim langit 7 Ahad, 30 November 2025 - 10:12 WIB
PBNU Bentuk Tim Khusus untuk Telusuri Fakta di Balik Dinamika Internal, Rais Aam Tegaskan Status Gus Yahya Sudah Bukan Ketum
LANGIT7.ID-Surabaya; Keriuhan di tubuh Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) masih belum reda. Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf masih merasa sebagai Ketum PBNU yang sah sehingga berani bertindak membuat keputusan organisasi dengan menggeser posisi Gus Ipul ( Syaefullah Yusuf) dari posisi Sekjen. Namun, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dengan tegas menyatakan status Gus Yahya sudah tidak lagi Ketum PBNU.

Menyikapi keriuhan ini, pimpinan PBNU mengambil langkah dengan membentuk tim pencari fakta. Langkah ini diumumkan usai silaturahmi antara Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, dengan jajaran Syuriah PBNU dan perwakilan 36 PWNU di Surabaya, Sabtu (29/11).

Tim tersebut akan melakukan investigasi menyeluruh terhadap berbagai informasi dan opini yang beredar di masyarakat, termasuk di media arus utama dan media sosial. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kejelasan dan kesahihan data.
“Kami akan menugaskan tim pencari fakta untuk melakukan investigasi secara utuh dan mendalam,” ujar Miftach.

Dua Wakil Rais Aam PBNU, KH Anwar Iskandar dan KH Afifuddin Muhajir, ditunjuk untuk memimpin tim ini.
Sebagai bagian dari upaya memuluskan tugas tim, sistem digitalisasi data dan layanan Digdaya PBNU di tingkat pusat untuk sementara ditangguhkan hingga proses investigasi selesai. Namun, implementasinya di tingkat wilayah dan cabang tetap berjalan seperti biasa.

Dalam kesempatan itu, Rais Aam juga mengingatkan seluruh warga NU untuk senantiasa mengutamakan kepentingan bersama, menjaga akhlak mulia, serta menjunjung tinggi kejujuran dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Sebagai ikhtiar batin, seluruh jamaah NU diajak untuk memperbanyak doa memohon jalan keluar terbaik bagi organisasi.

Konfirmasi Status Pimpinan

Dalam pertemuan yang sama, Rais Aam PBNU menegaskan bahwa status Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) sebagai Ketua Umum PBNU telah berakhir sejak 26 November 2025 pukul 00.45 WIB. Dengan demikian, Gus Yahya dinyatakan tidak lagi memiliki kewenangan maupun hak menggunakan atribut Ketua Umum.

“Keputusan Syuriah PBNU ini bersifat final,” tegas Miftach.

Penegasan ini disampaikan menyusul tindakan Gus Yahya yang sebelumnya masih melakukan rapat harian Tanfidziyah dan mencopot Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dari posisi Sekretaris Jenderal PBNU.

Untuk memastikan kelangsungan roda organisasi, PBNU berencana segera menggelar Rapat Pleno atau Muktamar dalam waktu dekat.(*/saf)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)