LANGIT7.ID-Jakarta; Mantan bintang Liverpool, Mohamed Salah, telah membawa Mesir melaju ke babak 16 besar Piala Dunia. Namun, kini Mesir menghadapi tantangan terberat mereka saat bertandang ke Atlanta untuk melawan Argentina.
Tahun ini menjadi tahun yang penuh gejolak bagi pemain yang akrab disapa 'Raja Mesir' di kalangan pendukung Liverpool. Masa bakti Salah selama sembilan tahun yang penuh trofi di Anfield berakhir secara emosional pada bulan Mei, dan misinya saat ini adalah membimbing negaranya ke Piala Dunia untuk keempat kalinya dalam sejarah.
The Pharaohs tampil impresif selama fase grup, meraih hasil imbang melawan Belgia dan Iran sebelum mengalahkan Selandia Baru 3-1 untuk lolos sebagai runner-up Grup G. Kemenangan adu penalti yang menegangkan atas Australia di babak 32 besar menyusul, menciptakan sejarah baru karena Mesir meraih kemenangan perdana di babak gugur Piala Dunia.
Kini, Lionel Messi dan Argentina menghadang jalan Mesir saat Salah bertemu dengan ikon sepak bola lainnya. Di sini, Liverpool.com mengulas kehidupan pemain berusia 34 tahun itu di luar lapangan, termasuk kekayaannya, tempat tinggalnya yang 'seperti rumah sakit', dan faktor-faktor di balik kepergiannya dari Anfield.
Berapa Kekayaan Salah?Terobosan besar Salah terjadi pada tahun 2017, ketika Liverpool asuhan Jurgen Klopp mendatangkannya dari Roma. Sisanya adalah sejarah, terutama dalam hal rekor mencetak golnya, meskipun kontrak awalnya di Anfield hanya memberinya gaji sekitar £90.000 per minggu (sekitar Rp1,8 miliar per minggu).
Setahun dan 44 gol kemudian, ia menandatangani kontrak baru berdurasi lima tahun yang menggandakan gajinya. Pada tahun 2022, ia menandatangani perpanjangan tiga tahun yang memecahkan rekor, yang dikabarkan membuatnya menerima lebih dari £350.000 per minggu (sekitar Rp7,1 miliar per minggu). Kontrak terakhirnya, yang disetujui pada tahun 2025, diakhiri lebih awal pada musim panas ini untuk memfasilitasi kepergiannya.
Kesepakatan endorsement dengan Adidas, Pepsi, dan Vodafone Mesir secara signifikan meningkatkan kekayaannya, dan Celebrity Net Worth memperkirakan bahwa saat ini, kekayaan Salah mencapai angka impresif £105 juta (sekitar Rp2,1 triliun).
Di Mana Salah Tinggal?Sepanjang masa baktinya di Liverpool, diyakini bahwa Salah tinggal, dan mungkin masih tinggal, di "segitiga emas" Cheshire, sebuah wilayah di county tersebut yang menjadi rumah bagi banyak tokoh olahraga dan selebritas terkenal.
Masih belum pasti ke mana Salah dan keluarganya akan pindah selanjutnya, jika memang pindah, karena klub masa depannya belum dikonfirmasi. Namun, istrinya, Magi, mungkin akan senang meninggalkan properti di barat laut Inggris itu, mengingat Salah sendiri menyebutnya seperti rumah sakit.
Analogi itu diungkapkan oleh pemain sepak bola tersebut karena semua peralatan pemulihan dan kebugaran ekstensif yang dipasang oleh pemain berusia 34 tahun itu. Properti di Cheshire tersebut memiliki dua ruang gym, yang didedikasikan untuk binaraga dan latihan kekuatan.
Ada juga ruang hiperbarik dan unit krioterapi. Berbicara kepada L'Equipe pada tahun 2022, Salah mengatakan: "Saya terus-menerus mencari cara untuk meningkatkan kondisi fisik saya. Memang benar saya suka mengatakan bahwa rumah saya terlihat seperti rumah sakit, [tetapi] istri saya tidak suka itu! [Dia] mengatakan bahwa saya menghabiskan lebih banyak waktu dengan mesin-mesin saya daripada dengannya!"
Mengapa Salah Meninggalkan Liverpool?Masa jabatan Salah di Anfield secara resmi berakhir pada 1 Juli, dan pemain Mesir itu akan selalu dikenang. Ia mengubah sejarah terkini The Reds dengan 257 golnya dan pergi sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub di Premier League dan kompetisi Eropa.
Ia meraih dua gelar liga selama masa baktinya di Merseyside, bersama dengan Liga Champions dan berbagai trofi domestik. Namun, keputusan untuk meninggalkan warisan ini sama sekali tidak mudah.
Kombinasi dari ketegangan yang mendasari dengan mantan pelatih Arne Slot, pergeseran taktik ke arah penyerang yang lebih muda, dan usia pemain yang menginjak 34 tahun kemungkinan besar semuanya berperan dalam kepergiannya. Di mana Salah akan melanjutkan kariernya masih belum pasti, karena ia memulai babak baru bersama Mesir di Piala Dunia. Namun yang tak terbantahkan adalah kasih sayang yang akan selalu ia miliki untuk The Reds.(*/saf/liverpool.com)
(lam)